Sabtu, 18 Januari 2020
Rima Sekarani Imamun Nissa : Selasa, 10 Desember 2019 | 16:00 WIB

Dewiku.com - Gaya busana dan makeup memang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan khusus yang sering kali bermakna mendalam. Hal itupun dilakukan artis Korea Hongjoong ATEEZ melalui warna kuteks salah satu kelingkingnya.

Hongjoong ATEEZ termasuk selebriti Negeri Ginseng yang tidak takut bereksperimen dengan berbagai gaya. Namun, apa yang dia lakukan terhadap salah satu kelingking di tangannya memiliki makna jauh lebih mendalam.

Melansir Koreaboo, Minggu (8/12/2019), aksi melukis satu kuku merupakan ciri khas kampanye Polish Man yang menaruh perhatian khusus pada isu kasus kekerasan terhadap anak-anak.

Dalam kampanye itu, disebutkan seorang anak meninggal karena kekerasan setiap lima menit. Melukis satu kuku kemudian dijadikan simbol untuk menarik perhatian orang-orang terhadap masalah terkait serta memulai diskusi tentang hal itu.

Kampanye tersebut pada akhirnya mengarah pada penggalangan dana guna membantu anak-anak yang mengalami kekerasan dan pelecehan.

Ilustrasi memakai kuteks. (Pixabay/ivabalk)

Oleh karena itu, dia kini secara bijak mencoba memanfaatkan statusnya sebagai idola untuk mengangkat isu kekerasan terhadap anak-anak dengan selalu memberikan warna kuteks berbeda pada kuku di salah satu kelingkingnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Allure, masih dilansir dari Koreaboo, Hongjoong sempat berbagi tentang misi ATEEZ untuk memberikan pengaruh positif bagi banyak orang. Dia sendiri pun ingin melakukannya meski hanya melalui hal kecil dan sederhana.

"Jika saya di panggung atau muncul dalam sebuah siaran, saya dapat dengan mudah melakukan ini," kata Hongjoong ATEEZ mengungkap alasan di balik warna kuteks berbeda pada satu kelingkingnya.  

Hongjoong ATEEZ. (Instagram/@ateez_official_)

Hongjoong bahkan telah berhasil memengaruhi member ATEEZ lain untuk melakukan hal yang sama, yakni Yunho.

Di sisi lain, para penggemar pun belajar lebih banyak tentang alasan di balik aksi Hongjoong ATEEZ. Mereka bahkan perlahan juga terdorong turut menyisihkan uang untuk mendukung gerakan melawan kekerasan terhadap anak-anak.