Sabtu, 03 Desember 2022
Tinwarotul Fatonah | Rima Suliastini : Kamis, 04 April 2019 | 20:10 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Dewiku.com - Akhir-akhir ini, keponakan Dewi Perssik sedang ramai dibicarakan karena ribut berkepanjangan dengan sang tante. Terakhir, gadis bernama Rossa Meldianti ini ketahuan pakai tas Hermes KW.

Informasi ini justru datang dari akun Instagram @hermes_selebritii yang khusus mengunggah gambar seleb tanah air sedang menjinjing tas mewah ini.

Hal ini tentu saja seperti menyulut api perseteruan. Pasalnya, Rossa sering menyindir Dewi Perssik di media sosial termasuk urusan fashion.

Lewat Instagram Story yang pernah ia bagikan, netizen menduga Rosa Meldianti tengah menyindir Dewi Perssik sering menggunakan barang-barang palsu alias KW.

Namun kini justru dirinya yang kedapatan menggunakan tas palsu tersebut.

Rossa Meldianti, keponakan Dewi Perssik pakai tas Hermes KW. (Instagram/@hermes_selebritii)

Akun @hermes_selebritii mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Rossa tengah menjinjing tas Hermes dengan keterangan 'fake' alias palsu.

Dalam keterangan fotonya, akun tersebut menjelaskan jika handle tas Hermes tidak mudah rusak meskipun membawa beban yang sangat berat.

''Yah itu fake, tas pada gambar sebelah kiri di atas adalah tas palsu, why? Bisa dilihat dari handle sudah sangat jelas kalau itu tas fake, untuk tas Hermes dipakai dengan beban seberat apapun handle tidak akan mungkin seperti itu. Thanks,'' tulis admin akun @hermes_selebriti pada Rabu (3/4).

Sedangkan dalam foto itu, terlihat jika handle tas yang dipakai Rossa agak tertarik seperti membawa beban yang sangat berat.

Netizen pun ramai-ramai menghujat Rossa Meldianti. Mereka menyindir dengan kata-kata yang menusuk seperti 'malu-maluin' hingga 'tengsin'.

Hingga saat ini, pihak Rossa belum mengkonfirmasi terkait benar atau tidaknya unggahan akun @hermes_selebritii ini.

BACA SELANJUTNYA

Tak Terima Disebut Pakai Tas KW, Ini Reaksi Barbie Kumalasari