Jum'at, 10 Juli 2020
Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati : Minggu, 28 Juni 2020 | 21:00 WIB

Dewiku.com - Ada berbagai cara yang dilakukan oleh orang-orang untuk tampil cantik. Tak jarang, proses untuk tampil cantik tersebut melibatkan aksi kekejaman pada binatang. Salah satunya adalah dalam hal pembuatan bulu mata palsu.

Bulu mata palsu biasanya digunakan oleh mereka yang ingin punya tampilan bulu mata lentik dan bervolume dalam waktu cepat.

Kualitas bulu mata palsu sendiri tergolong beragam. Demi bisa tampil natural, seseorang biasanya akan memilih bulu mata palsu yang bertekstur halus alih-alih yang terbuat dari plastik sintetis.

Walau demikian, hati-hati jika Anda memilih menggunakan bulu mata palsu yang terlihat natural. Pasalnya, bulu mata palsu dengan kualitas baik kemungkinan besar dibuat dari bulu cerpelai.

Melansir laman World of Buzz, beberapa merek yang menggunakan cerpelai sebagai bahan dasar bulu mata palsu biasanya mengklaim bahwa produk mereka 100% bebas dari penyiksaan binatang.

Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa bulu cerpelai itu dikumpulkan dengan cara yang aman.

Bulu Mata Palsu dari Cerpelai (youtube.com/PETA)

Sayangnya, hal ini dibantah oleh organisasi PETA atau People for the Ethical Treatment of Animals. Menurut mereka, proses pembuatan bulu mata palsu dari cerpelai sudah pasti melibatkan penyiksaan pada binatang.

Alasannya, cerpelai dikenal sebagai binatang yang teritorial dan bisa menjadi agresif ketika merasa terancam.

Untuk mengatasi hal tersebut, cerpelai pun harus disimpan dalam kandang yang berada di peternakan khusus.

Selain itu, cerpelai cenderung takut pada manusia. Berbeda dengan hewan peliharaan yang bulunya bisa disisir, cerpelai bakal marah kalau ada yang mendekati bulu mereka.

Akibatnya, para peternak bulu cerpelai akan terpaksa menggunakan kekerasan demi mendapatkan bahan bulu mata palsu.

Investigasi lain mengungkapkan bahwa cerpelai mungkin saja dibunuh secara sadis demi diambil bulunya.

Salah satu caranya adalah menyetrum cerpelai hingga leher mereka patah dan kulit mereka terkelupas.

Selain bahan pembuatan bulu mata palsu, bulu cerpelai diketahui juga diambil untuk membuat jaket.

Hal inilah yang membuat para aktivis binatang cemas jika cerpelai bisa saja benar-benar punah di masa depan. Pasalnya, spesies cerpelai Eropa sendiri diketahui cuma tersisa 30.000 di alam liar dan sudah bersatus terancam punah.

BACA SELANJUTNYA

Bermodal Hair Dryer, Wanita Ini Bagikan Tips Bulu Mata Lentik