Senin, 29 November 2021
Rima Sekarani Imamun Nissa : Rabu, 29 September 2021 | 12:00 WIB

Dewiku.com - Walau sudah pergi ke salon, ada kalanya hasil potong rambut masih tidak sesuai harapan. Bahkan, tak jarang ada yang sampai merasa menyesal karena potong rambut di salon.

Di India, sebuah salon diminta membayar denda hingga senilai miliaran rupiah. Salon itu dituntut oleh seorang pelanggan yang kecewa. Melansir BBC, salon yang tak disebutkan namanya tersebut terletak di Delhi, India.

Pada 2018 silam, seorang wanita yang berprofesi sebagai model pergi ke salon tersebut untuk memotong rambutnya. Namun, dia lalu mengklaim jika hasil potongan rambutnya tidak sesuai permintaan.

Rambut panjang model tersebut dipotong terlalu pendek. Padahal, dia sering mendapat pekerjaan berupa iklan dari produk perawatan rambut. Tak disangka, ia berakhir kehilangan pekerjaan setelah rambutnya dipotong pendek.

Ilustrasi potong rambut. (Pixabay/kaleido-dp)

Menurut National Consumer Disputes Redressal Comission (NCDRC), wanita itu kehilangan pekerjaan yang diharapkan dan mengalami kerugian besar yang mengubah gaya hidupnya dan menghancurkan mimpinya sebagai model.

"Ia mengalami mental breakdown dan trauma karena kelalaian salon dalam memotong rambutnya, dan tak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya dan akhirnya kehilangan pekerjaan," imbuh pihak pengadilan.

Saat memotong rambut pada 2018 silam, model ini telah memberikan instruksi yang jelas soal gaya rambut yang diinginkan, tapi penata rambut saat itu memotong terlalu banyak rambut. Bahkan, rambut wanita ini cuma tersisa sekitar 10 cm di atas bahu setelah dipotong di salon.

"Ia berhenti melihat cermin. Ia adalah profesional di bidang komunikasi dan harus ikut rapat serta sesi interaktif," lanut keterangan pengadilan. "Tapi dia kehilangan rasa kepercayaan diri karena rambutnya yang pendek."

Ilustrasi Wanita Kecewa dengan Potongan Rambut. (unsplash.com/Uday Mittal)

Wanita ini sempat melakukan komplain ke salon gara-gara salah potong. Namun, ia ditawari perawatan rambut gratis sebagai gantinya.

Sayangnya, perawatan rambut tersebut juga tak berjalan lancar dan justru membuat rambutnya semakin rusak.

"Ia juga dirugikan karena kehilangan penghasilan setelah potongan rambut yang gagal, lalu perawatan rambut yang menyiksa. Ia juga meninggalkan pekerjaannya."

"Ia telah melewati rasa sakit dan trauma selama dua tahun terakhir karena insiden ini," pihak pengadilan menambahkan.

Total, salon ini dituntut untuk membayar 20 juta rupee atau sekitar Rp3,8 miliar sebagai ganti rugi.  Walau begitu, pihak salon masih diberikan kesempatan untuk mengajukan banding terhadap keputusan yang ada. (*Amertiya Saraswati)

BACA SELANJUTNYA

Viral Salon Pakai Tampah untuk Mengecat Rambut, Warganet: Kearifan Lokal