dewiku.com - Ulasan dan feedback punya peran penting dalam dunia kecantikan. Informasi itu memungkinkan pelanggan, tentunya termasuk pada beauty enthusiast, bisa melihat kualitas sebuah produk kosmetik versi jujur.
Bahkan bagi Skinproof, hal tersebut juga dapat mendukung riset dan pengembangan produk kosmetik untuk masing-masing brand. Itulah mengapa perusahaan yang bergerak di bidang cosmetic testing dan consumer research ini mengembahkan mengembangkan Skinsociate, komunitas yang terdiri dari para pengguna dan penggemar kosmetik yang tertarik untuk mencoba dan memberikan feedback.
Head of Skinproof, Theresia Sinandang mengungkapkan bahwa Skinsociate adalah komunitas untuk mempromosikan kesehatan kulit melalui saran ahli, konten informatif, serta wawasan konsumen dalam ekosistem yang suportif.
Pada saat yang sama, Skinsociate akan membantu bagian consumer research Skinproof untuk lebih memahami perilaku konsumen terkait klaim produk atau perilaku konsumen secara umum sehingga mendapat insight yang lebih kredibel.
Anggota komunitas punya berbagai keuntungan, seperti berkesempatan untuk terlibat dalam riset-riset yang dilakukan dan bisa mencoba berbagai produk baru secara gratis hingga memperoleh kompensasi atas partisipasi mereka dalam riset tertentu.
Ingin bergabung menjadi anggota komunitas Skinsociate? Persyaratannya terbilang mudah. Kamu cuma perlu mengisi form kesediaan menjadi anggota.
Skinsociate kini telah mempunyai 10.000 anggota. Mereka sudah berpartisipasi dalam berbagai macam riset di Skinproof, dengan rentang usia 17 – 57 tahun dan sebagian besar tersebar di Jabodetabek dan Banten.
"Kami telah melihat bagaimana komunitas bisa menjadi wadah untuk berbagi tips dan pengalaman akan penggunaan produk-produk kosmetik. Inisiatif ini memungkinkan kami untuk lebih mendekatkan diri dengan anggota Skinsociate dan memberikan layanan terbaik bagi para pemilik brand kosmetik selaku customer Skinproof," tandas Theresia.
Terkini
- Generasi Emas Dimulai dari Rumah, Ini Pentingnya Peran Keluarga Cegah Stunting
- Media Lokal Bersuara, Mengawal Revisi UU Hak Cipta untuk Ekosistem Digital Berkelanjutan
- Perempuan Ansok: Menanam Pangan, Menjaga Hutan
- PMOS Tak Hanya Soal Hormon, Daraloka Ajak Publik Pahami Luka Perempuan di Balik Stigma
- Perempuan Makin Dominan di Panggung Global, Rising Girls dan Plataran Menteng Dorong Kepemimpinan Berbasis Impact
- Kenalan dengan Top 16 Zetrix Miss Universe Indonesia 2025, Angkat Keberagaman Kecantikan
- 15 Marketers Lintas Industri Ngumpul Bareng, Bahas Masa Depan Marketing di Era AI
- Mengintip Tren Kecantikan dan Fashion di BRI The BFF Festival 2025, Ada Apa Saja?
- Wajah Baru SIPA 2025: Patricia Arstuti, Representasi Gen Z yang Kreatif dan Peduli Budaya