Dewiku.com - Tumit menjadi salah satu bagian yang sering terlewatkan dalam perawatan tubuh secara keseluruhan.
Walau tampilannya dapat tersembunyikan oleh alas kaki, tentu memiliki tumit yang kering dan pecah-pecah itu bikin enggak nyaman.
Tidak sedikit wanita yang dibuat mengeluh dan sedih karena tumitnya kasar, pecah-pecah dan kusam.
Tumit kasar bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain faktor cuaca, kurang konsumsi air putih, atau salah memilih bahan alas kaki.
Kulit tumit menjadi pecah-pecah karena mengalami penebalan lapisan kulit yang membuatnya lebih kasar. Untuk mengatasinya cukup mudah, asal telaten. Berikut Dewiku.com rangkum caranya.
1. Lemon dan garam
Rendam kaki Anda di dalam air hangat yang di campur dengan perasan lemon dan garam. Lemon diketahui mampu menyingkirkan sel-sel kulit mati pada kulit. Sedangkan garam dapat mencegah segala infeksi. Cukup rendam selama 20 menit.
2. Rajin Exfoliate
Agar kulit matinya hilang, kamu bisa gunakan batu apung atau foot scubber untuk menggosok tumit. Atau saat kamu sedang luluran, sekalian saja tumitmu ikut digosok. Lakukan pelan-pelan saja ya.
3. Pelembab
Baca Juga
Agar perawatannya optimal, jangan lupa untuk selalu melembabkan tumitmu. Kamu bisa oleskan lotion favoritmu setiap harinya. Oleskan saat pagi hari sebelum beraktivitas dan malam sebelum tidur. Pastikan tumitmu bersih saat akan mengoleskan lotion.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?