Dewiku.com - Sisa permen karet yang menempel di sol sepatu pastinya bikin kesal. Tapi bagaimana jadinya kalau sisa permen karet jadi material sepatu?
Kamu nggak salah baca kok. Baru-baru ini perusahaan bernama Gumdrop dan desainer Explicit Wear yang berbasis di Amsterdam merilis sepatu dengan bahan sisa permen karet.
Sekilas, sneakers unik yang dinamai Gumshoe ini nggak memiliki perbedaan berarti dibanding sneakers lainnya. Tapi jangan salah, bagian sol Gumshoe sangatlah istimewa. Sol sepatu ini terbuat dari senyawa yang dapat didaur ulang (dikenal sebagai Gum-Tec) yang diproduksi oleh Gumdrop. Senyawa tersebut terdiri dari 20 persen permen karet.
Gumshoe ini mulanya tercetus dari kemirisan Anna melihat begitu banyaknya orang yang membuang permen karet sembarangan di trotoar jalan. Dari penelitian yang pihaknya himpun, ada sekitar 1,5 juta kilogram permen karet menempel di jalan raya setiap tahunnya. Parahnya lagi, dibutuhkan jutaan dollar untuk membersihkannya. Fakta inilah yang kemudian memicu Anna membuat inovasi unik tersebut.
"Kami menemukan bahwa permen karet terbuat dari karet sintesis. Dengan memanfaatkan fakta tersebut, kami mampu menciptakan jenis karet baru," kata Anna Bullus, Desainer sekaligus direktur perusahaan Gumdrop, dilansir dari The Verge.
Ia dan timnya kemudian mulai mengumpulkan limbah karet tersebut untuk proyek Gumshoe. Dibutuhkan sekitar 2,2 pon atau sekitar 1 kg permen karet untuk setiap membuat empat pasang sepatu.
Selanjutnya, limbah permen karet itu diolah menjadi senyawa Gum-Tec, dibentuk menjadi butiran biji baru, kemudian dijadikan sol sepatu. Pihaknya menyebut senyawa ini punya kekuatan, kelenturan, dan bau yang mirip dengan karet lainnya.
Proyek Gumshoe disebut sebagai sepasang sepatu kets pertama di dunia yang terbuat dari permen karet. Ada dua pilihan warna yang tersedia yaitu bubblegum pink dan hitam dengan kombinasi warna merah pada bagian outsole. Nah, buat kamu yang ingin membelinya, Gumshoe dihargai US$ 232 atau setara Rp 3,2 juta.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?