Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Mungkin beberapa dari kamu pernah mendengar tentang inovasi mesin pembuat krim wajah beberapa tahun yang lalu. Mesin itu sempat membuat heboh karena memungkinkan kita meracik sendiri krim wajah untuk masalah kulit sehari-hari.
Nah, kalau kamu belum tahu, sekarang juga ada mesin pembuat masker, lho. Bagi pencinta masker, inovasi satu ini tentu sayang untuk dilewatkan.
Dengan mesin ini, kita bisa membuat masker sendiri dengan berbagai macam komposisi, baik itu dari sayur, buah atau bahan-bahan alami lainnya.
Kamu penasaran seperti apa cara kerjanya? Seorang beauty Youtuber asal Indonesia, Suhay Salim sudah mencoba membuat masker dengan mesin tersebut.
Baca Juga
Di dalam video unggahannya, cewek yang sekilas mirip Bella Hadid ini menunjukkan mesin pembuat masker yang baru saja ia beli dari salah satu e-commerce.
Alat yang dinamai Automatic Facial Mask Machine ini menggunakan daya listrik, terdiri dari alat pemanas dan tray untuk mencetak dan mendinginkan cairan yang akan dijadikan masker.
Dalam video berdurasi 6 menitan tersebut, Suhay Salim memberi demo singkat proses pembuatan maskernya.
Pertama-tama, ia memasukkan semua cairan yang akan jadi bahan dasar untuk membuat masker. Setelah itu, ia menambahkan satu tablet kolagen bawaan ke dalam cairan yang sudah dimasukkan tadi.
Setelah semua bahan dimasukkan, tunggu beberapa menit untuk proses pemanasan cairan.
Cairan yang sudah panas dan tercampur kolagen itu kemudian akan keluar dengan sendirinya pada tray cetakan. Tunggu sampai cairan dingin dan mengeras. Hasil akhir maskernya sendiri bertekstur seperti sheet mask gel.
Bagaimana? Tertarik mencoba? Mesin pembuat masker ini dijual dengan harga mulai Rp 700 ribuan hingga Rp 1 jutaan.
Tag
Terkini
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender
- Damkar Dipanggil, Polisi Ditinggal: Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar?
- Tantangan dan Realitas Jurnalis Perempuan di Indonesia: Menyingkap Kesenjangan di Ruang Redaksi
- Memahami dan Merawat Inner Child: Kunci untuk Menyembuhkan Luka yang Tak Terlihat
- Working Holiday Visa Australia: Tiket Emas untuk Kerja dan Hidup di Luar Negeri