Dewiku.com - Rambut memang menjadi salah satu mahkota alami yang dibanggakan. Setiap orang pasti akan berusaha untuk selalu merawat rambut. Salah satunya kamu bisa menggunakan minyak almond yang ternyata mempunyai manfaat untuk rambut.
Jika rambut terlihat sangat lepek, kusam, kering, dan kasar secara otomatis akan menurunkan kepercayaan diri seseorang. Sebaliknya, kalau rambut terawat dan tampak cantik alami, pasti akan tampil lebih percaya diri.
Cara mendapatkan rambut yang cantik dan terawat sebenarnya bisa dilakukan dengan cara mudah. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan minyak almomd.
Minyak almond mempunyai kandungan nutrisi yang dipercaya bisa membuat rambut makin halus, lembut, hitam, dan kuat alami. Selain itu, bisa juga mengatasi berbagai masalah kulit kepala seperti ketombe dan rambut rontok.
Bagaimana cara memakai minyak almond untuk perawatan rambut? Begini caranya, ambil minyak almond kira-kira sebanyak 2 sendok makan. Campur dengan kondisioner sebanyak 2 sendok makan juga. Oleskan campuran ini ke rambut yang masih basah setelah keramas.
Setelah itu, pijat-pijat lembut kulit kepala. Diamkan kira-kira selama 30 sampai 60 menit. Kemudian, bilas rambut dengan air hingga bersih. Sangat mudah bukan?
Lakukan perawatan ini secara rutin, disarankan 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Itulah cara memanfaatkan minyak almond untuk perawatan rambut. Selamat mencoba!
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?