Dewiku.com - Bukan cuma bagian kulit wajah yang perlu dirawat, kamu juga perlu memperhatikan perawatan kulit leher. Seperti biasa, ada banyak bahan alami yang bisa digunakan. Salah satu yang perlu dicoba adalah memakai kulit pisang untuk perawatan leher.
Wah, gimana caranya, ya?
Masker dan scrub kulit pisang termasuk salah satu perawatan alami nan unik yang wajib dicoba. Jika buahnya bisa memberi nutrisi tubuh dari dalam, maka kulitnya dapat memberi nutrisi dari luar.
Kulit pisang mempunyai kandungan antioksidan tinggi dan lutein yang mampu meningkatkan elastisitas kulit serta sel-sel aktif.
Jadi apa sama yang diperlukan untuk membuat masker kulit pisang? Kamu cukup menyiapkan kulit pisang, air lemon, dan plain yoghurt.
Langkah pertama adalah siapkan kulih pisang, ambil bagian dalamnya yang berwarna putih, kemudian haluskan.
Setelah dihaluskan, campurkan dengan lemon dan yoghurt secukupnya, lalu aduk rata. Langkah ketiga, aplikasikan adonan tersebut pada kulit leher secara menyeluruh. Biarkan hingga mengering, kurang lebih sekitar satu jam.
Sehabis itu, gosok atau pijat perlahan untuk melakukan scrub di area leher secara menyeluruh. Lakukan sekitar 15 menit. Langkah terakhir adalah membilasnya hingga bersih.
Jika ingin hasil yang maksimal, kamu bisa melakukannya setiap hari, dan rasakan perbedaannya. Itulah cara memakai kulit pisang untuk perawatan leher. Tertarik mencobanya?
Baca Juga
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?