Dewiku.com - Ajang Jakarta Fashion Week 2019 resmi dibuka, Sabtu (20/10/2018) kemarin. Sebanyak lebih dari 200 desainer lokal dan mancanegara siap menampilkan koleksi fashion terbaik mereka.
Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 berlangsung selama enam hari. ''Kolaborasi kembali menjadi fokus utama kami tahun ini,'' ujar Ketua Umum Jakarta Fashion Week, Svida Alisjahbana, seperti dilansir dari Suara.com.
Deretan desainer lokal yang ikut memeriahkan JFW 2019 di antaranya Barli Asmara, Dian Pelangi, ETU, Ria Miranda, dan Zaskia Sungkar.
JFW 2019 tidak hanya mengeksplorasi karya desainer Tanah Air. Ada pula kolaborasi dengan sejumlah negara, seperti Australia, Jepang, Inggris, Perancis, Korea Selatan, Perancis, India, dan Pakistan.
Bentuk kolaborasinya juga sangat beragam. Dengan Australia, misalnya. Kedutaan Besar Australia akan menggandeng Aborigin Art Centre di panggung Novita Yunus.
Selain itu, terdapat pula peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Nantinya, stylish ternama Jepang bernama Makoto akan menunjukkan kemampuannya. Dia ambil bagian dalam menata gaya tampilan karya label Indonesia Fashion Forward, yakni Bateeq, Danjyo Hiyoji, serta NY by Novita Yunus.
Jakarta Fashion Week 2019 tidak hanya diisi dengan deretan fashion show. Pihak penyelenggara juga telah menyiapkan berbagai acara pendukung, seperti talkshow, kompetisi desainer muda, serta Fashionlink Showroom and Fashionling Market.
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?