Tapi di balik gemilangnya karir, Gia merasakan ketidakbahagiaan dan kesepian yang mendalam. Jadwalnya yang padat memperburuk keadaan karena membuatnya tidak memiliki teman dekat.
Saat itulah sang supermodel berkenalan dengan obat-obatan terlarang yang kemudian membuatnya tidak bisa bekerja dengan profesional. Mood Gia sering berantakan dan tertidur saat pemotretan.
Meskipun sempat menjalani beberapa kali rehabilitasi, hanya bertahan 6 bulan ia bisa lepas dari pengaruh obat-obatan terlarang tersebut.
Hidup Gia pun berubah drastis 180 derajat. Kariernya yang cemerlang langsung meredup. Ia sempat beberapa kali melakukan comeback, namun kariernya tidak bisa kembali seperti sebelumnya, terlebih saat beredar kabar supermodel ini terjangkit HIV.
Sang supermodel akhirnya kehabisan semua uang serta asetnya dan dinyatakan bangkrut.
Terkini
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda