Dewiku.com - Kaus kaki kotor ternyata memang tidak biasa diabaikan begitu saja. Bau kaos kaki ternyata bisa memicu infeksi paru-paru.
Seorang lelaki asal Zhangzhou, Cina, diketahui mempunyai kebiasaan aneh yaitu mengendus bau kaos kaki bekasnya sendiri. Hal itu kemudian membuat dia dilarikan ke rumah sakit karena memiliki masalah kesehatan di paru-paru.
Kata dokter, masalah kesehatan tersebut disebabkan adanya spora atau jamur yang membuat paru-paru lelaki tersebut mengalami infeksi. Lelaki ini pun harus menjalani pengobatan insentif di rumah sakit.
Lelaki yang tidak disebutkan namanya itu memang dikenal memiliki fetish yang aneh. Ia gemar mengendus kaos kaki kotor miliknya setiap hari setelah pulang bekerja.
Fetish dapat dikatakn sebagai kondisi di mana seseorang melakukan sesuatu yang khusus untuk mewujudkan hasrat seksualnya. Nah, kasus fetish dengan mencium bau kaus kaki kotor memang cukup sering terdengar belakangan ini.
Kaus kaki kotor bahkan sudah dianggap sebagai peluang bisnis. Belum lama ini, seorang perempuan berusia 21 tahun asal Amerika Serikat memutuskan menjual kaos kaki bekas miliknya para lelaki dengan fetish tersebut.
Artikel ini sudah dipublikasikan di Suara.com dengan judul Kebiasaan Mengendus Bau Kaos Kaki Bekas, Paru-Paru Lelaki Ini Kena Infeksi
Terkini
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda