Dewiku.com - Girls, kalian tahu nggak sih, ternyata ketombe juga bisa muncul di alis lho. gejala awalnya hampir sama dengan ketombe yang muncul di kulit kepala, yaitu gatal hingga kemerahan.
Dalam istilah kedokteran, ketombe alis alias eyebrow dandruff disebut dengan blepharitis, dimana umumnya sering diakibatkan oleh bakteri atau infeksi jamur yang meradang.
Munculnya ketombe alis disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kulit kering, kadar minyak berlebih hingga kebersihan alat makeup yang tidak terawat. Selain itu, untuk kondisi yang sudah parah, ketombe alis juga bisa disebabkan oleh Psoriasis.
Psoriasis adalah salah satu penyakit kulit kronis yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Biasanya psoriasis dijumpai pada daerah siku, lutut, kulit kepala, dan alis.
Jika kamu mengalami penyakit kulit jenis ini, maka kulit kamu akan menjadi kering, mengelupas, meradang, menebal, dan muncul ketombe.
Cara mengatasi ketombe alis yang paling umum dijumpai adalah membersihkan alis dengan rutin menggunakan sampo khusus ketombe. kamu bisa memilih sampo yang memiliki kandungan zinc dan mengaplikasikannya sehari sekali.
Sampo bayi juga ampuh mengangkat minyak yang menumpuk di area alis yang merupakan penyebab ketombe. Campurkan sedikit sampo bayi dengan air, setelah itu celupkan cotton bud pada campuran tersebut. Diamkan beberapa detik, kemudian bilas menggunakan air bersih.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?