Dewiku.com - Menapakkan jejak di tanggal 15 Januari 2019, ternyata ini merupakan hari ulang tahun ke-54 Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Salah satu orang yang mengucapkan selamat ulang tahun adalah asisten pribadinya, Fika Fawzia, melalui akun jejaring sosial Instagram @ffawzia07.
Dalam ucapan tersebut, Fika Fawzia juga mengunggah foto dirinya dengan Susi Pudjiastuti. Posenya pun tak biasa. Mereka melakoni gerakan yoga assisted backbend.
Gerakan ini dalam yoga ternyata bukan cuma sebagai bagian dari peregangan, melainkan bisa melenturkan daerah punggung dan menyehatkan jantung.
Ucapan yang ditulis akun @ffawzia07 untuk Fika Fawzia terbilang menyentuh. Fika Fawzia mengibaratkan Susi Pudjiastuti sebagai pelaut tangguh yang diterjang ombak yang sangat kuat.
"Menurut pepatah kuno, ombak yang kuat akan menciptakan pelaut yang tangguh. Tidak ada pelaut yang lebih tangguh yang saya kenal selain Ibu @susipudjiastuti115," tulis akun @ffawzia07.
Kemudian, Fika Fawzia melanjutkan dengan mengucapkan selamat ulang tahun dengan rentetan doa untuk sosok srikandi Indonesia tersebut.
"Selamat ulang tahun, Ibu. Semoga Allah SWT selalu melindungi Ibu dan keluarga. Semoga Ibu diberikan kesehatan dan umur yang panjang, sebagaimana Ibu berusaha menjaga kesehatan laut dan lingkungan kita," tulis akun @ffawzia07.
Seperti dikutip dari Wikipedia, Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965. Selain Menteri KKP, Susi Pudjiastuti juga dikenal sebagai pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.
Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 185 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing.
Baca Juga
Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
Saat ia menjabat sebagai Menteri KKP, ia dikenal akan kebijakannya yang tegas terhadap penangkapan ikan ilegal. Namanya bahkan dikaitkan dengan kata "tenggelamkan" yang mengacu kepada hukuman penenggelaman kapal-kapal asing ilegal di perairan Indonesia.
Upaya ini pada akhirnya membuahkan hasil; penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa kebijakan agresif Susi terhadap penangkapan ikan ilegal telah mengurangi upaya tangkap sebesar 25 persen dan berpotensi menambah jumlah tangkapan sebesar 14 persen serta keuntungan sebesar 12 persen.
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian