Dewiku.com - Dari hari ke hari, banyak desainer semakin giat membuat kreasi celana jeans nyeleneh. Setelah ada celana jeans terbalik dan anti kentut, berikut ini ada celana jeans asimetris.
Jeans asimetris ini memiliki desain yang cukup unik, yakni di satu sisi adalah model skinny dan flare di sisi satunya.
Dilansir dari Vogue, inovator di balik jeans asimetris tersebut merupakan pasangan suami istri, Ksenia dan Anton Schnaider.
''Suami saya, Anton Schnaider, mengatakan bahwa itu terlalu gila dan tidak ada yang membutuhkan celana jeans seperti ini, jadi saya meninggalkan ide ini selama beberapa musim," ungkap Ksenia pada Vogue.
''Tapi beberapa bulan yang lalu, aku menyadari bahwa setidaknya satu orang membutuhkan celana jeans seperti itu — aku!'' tambahnya.
Awalnya Ksenia Schnaider hanya memakai celana jeans nyeleneh itu di studionya, tetapi dia mendapat reaksi yang menyenangkan dari timnya dan orang-orang di sekitarnya. ''Celana jeans ini bisa mengejutkan dan membuat orang tersenyum,'' ujarnya.
Ksenia pun menambahkan berencana memakai jeans asimetris berikut selama Paris Men's Fashion Week bulan ini.
Dengan bentuknya yang nyeleneh, Ksenia Schnaider membanderol produknya dengan harga yang tidak murah. Saat ini jeans masih dijual online dengan sistem pre-order seharga USD 377 atau setara dengan Rp 5,3 jutaan.
Tertarik memilikinya? Atau malah berencana menjahit sendiri skinny dan flare jeans punyamu?
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?