Dewiku.com - Tahukah kamu jika kulit mati yang menumpuk di kulit kepala bisa menjadi salah satu penyebab munculnya ketombe? Nah, untuk mengatasinya kamu bisa menggunakan gula. Yup! Ini cara hilangkan ketombe dengan gula.
Untuk mengatasi ketombe memang dibutuhkan perawatan dengan menggunakan bahan yang tepat. Salah satunya yaitu membersihkan kulit kepala dengan gula pasir.
Gula pasir ini berfungsi untuk eksfoliasi kulit kepala. Kamu bisa melakukan eksfoliasi dalam waktu berkala untuk mengangkat sel kulit mati. Jika sel kulit mati menumpuk, tak hanya ketombe, kamu juga bisa mengalami masalah rambut lepek hingga rontok.
Bagi kamu yang memiliki masalah rambut berketombe, di bawah ini ada cara hilangkan ketombe dengan gula.
Kamu hanya perlu siapkan gula pasir dan olive oil. Langkah pertama, campurkan gula dan olive oil hingga merata sehingga membentuk scrub.
Kemudian aplikasikan pada kulit kepala, kemudian pijat dengan gerakan melingkar dengan menggunakan jari tangan.
Diamkan selama kurang lebih 1 jam agar kandungan baik dalam gula dan olive oil meresap ke dalam kulit kepala. Setelah satu jam, kamu bisa bilas rambut dengan air hingga bersih.
Kamu juga bisa menggunakan sampo untuk membuat rambut jadi lebih bersih. Setelah itu biarkan rambut kering sempurna dengan normal tanpa bantuan hair dryer.
Disarankan lakukan perawatan kulit kepala ini minimal 2 kali dalam seminggu agar rambut terbebas dari ketombe.
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?