Dewiku.com - Di Indonesia sekarang sudah memasuki musim hujan. Ternyata musim hujan mempunyai dampak terhadap kulit wajah dan tubuh. Nah, wajib banget kalian tahu, nih. Ada rutinitas kecantikan yang harus dilakukan di musim hujan.
Cuaca dingin terus-menerus bisa membuat kulit terasa sangat kering. Itulah alasan mengapa dibutuhkan rutinitas kecantikan yang wajib dilakukan ketika musim hujan.
Dilansir dari laman Purewow, solusi untuk mengatasi kulit kering memang dengan menggunakan pelemb yang kaya hidrasi. Namun ternyata, menggunakan pelembap belum tentu mampu mengatasi kulit kering.
Bagi sebagian orang pernah atau sedang mengalami masalah sudah mengaplikasikan pelembap serajin mungkin namun kulit tetap terasa kering.
Bisa jadi itu karena rutinitas kecantikan yang salah saat mengaplikasikan pelembap.
Seorang ahli kecantikan dari Korea mengatakan bahwa waktu pengaplikasian pelembao menjadi kunci penting untuk membuat kulit terhidrasi. Menurutnya, pelembap harus segera diaplikasikan maksimal tiga detik setelah mencuci wajah.
Dipercaya bahwa pada kondisi tersebut, kulit akan lebih mudah menyerap produk pelembap. Selain itu, penggunaan serum dan lotion juga bisa membantu mempertahankan kelembapan kulit.
Cobalah untuk mengaplikasikannya secara rutin setiap malam sebelum tidur. Dengan cara tersebut, kulit akan terasa lebih lembap dan proses penyerapan terjadi secara sempurna.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?