Aktifkan Notifikasimu
Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.
Dewiku.com - Merek streetwear asal New York, Supreme mengumumkan koleksi terbaru hasil kolaborasi dengan merek pakaian lelaki Italia, Stone Island untuk musim semi/musim panas 2019.
Hasilnya, koleksi kolaborasi ini didominasi deretan pakaian praktis yang diproduksi dengan material tahan air dan angin. Antara lain berupa jaket dan celana panjang glossy berwarna merah, hitam dan biru laut, jaket tahan angin bergaya kargo dan gilet berwarna coral, serta hoody camo-print oranye.
Dikutip dari The Independent, aksesoris dari koleksi ini termasuk topi snap-back mengkilap, bucket hat camo dan tas ransel kanvas.
Didirikan oleh Massimo Osti pada tahun 1982, Stone Island diluncurkan sebagai merek activewear yang praktis tapi penuh gaya. Merek ini menjadi kultus pada tahun 1990-an karena secara luas diadopsi di kalangan penggemar Britpop dan sepak bola.
Baca Juga
Supreme dan Stone Island sendiri mulai berkolaborasi pada 2014, menciptakan outerwear dan aksesoris yang habis laku terjual.
Selain Stone Island, Supreme sudah sering berkolaborasi dengan banyak rumah mode kelas atas selama beberapa dekade terakhir. Sebut saja rangkaian koleksi bersama John Smedley jumper (2005), tiga kemeja chambray bersama Thom Browne (2010), aksesoris bunga Liberty London (2011), mantel parit Aquascutum (2016), dan bahkan beberapa koper Louis Vuitton yang dimonogram ulang di Supreme red (2017).
Supreme sportswear juga pernah berkolaborasi dengan Fila (2007), Nike (2007) North Face (2007), dan Timberland (2016).
Koleksi Supreme X Stone Island akan dijual secara online pada mulai 14 Maret 2019 dan juga tersedia di toko Supreme New York, Brooklyn, Los Angeles, dan Paris. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Terkini
- Ladang Mimpi yang Berubah Jadi Neraka: Tragedi 100 Wanita Thailand di ' Peternakan Telur Manusia' Georgia
- Mengenal Roehana Koeddoes: Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia
- Stigma atau Realita: Perempuan Enggan Bersama Laki-laki yang Tengah Berproses?
- Komunitas Rumah Langit: Membuka Ruang Belajar dan Harapan bagi Anak-anak Marginal
- Subsidi BPJS Kesehatan Terancam, Siapa yang Paling Terdampak?
- Komnas Perempuan Soroti Perlindungan Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender
- Damkar Dipanggil, Polisi Ditinggal: Mengapa Publik Lebih Percaya Damkar?
- Tantangan dan Realitas Jurnalis Perempuan di Indonesia: Menyingkap Kesenjangan di Ruang Redaksi
- Memahami dan Merawat Inner Child: Kunci untuk Menyembuhkan Luka yang Tak Terlihat
- Working Holiday Visa Australia: Tiket Emas untuk Kerja dan Hidup di Luar Negeri