Dewiku.com - Shea butter adalah sesuatu yang mungkin kita sering lihat pada banyak produk kecantikan dan perawatan kulit. Namun, apakah kamu benar-benar tahu apa manfaat shea butter?
Melansir dari berbagai sumber, berikut lima alasan utama kamu perlu memasukkan shea butter dalam rutinitas skincare!
1. Head to toe
Hal terbaik dari shea butter adalah kita benar-benar dapat menggunakannya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Bahkan kita dapat membuat scrub gula dengan shea butter sebagai base.
2. Melembapkan
Jika menginginkan kelembapan maksimum, tidak ada yang bekerja lebih baik selain shea butter. Apalagi jika kamu tinggal di tempat yang cuacanya sering berubah sehingga membuat kulit kering. Maka shea butter adalah benda wajib!
3. Vegan
Tidak hanya sempurna untuk kulit dan semua bagian lain dari tubuh, tapi kita juga dapat menggunakan shea butter dengan jaminan dan kenyamanan penuh bahwa itu adalah 100 persen produk alami.
4. Meratakan warna kulit
Masalah warna kulit yang tidak merata karena terpapar sinar UV pasti pernah kamu alami. Nah, shea butter juga memiliki manfaat untuk menyamarkan noda hitam, sekaligus membuat warna kulit menjadi seperti sedia kala.
5. Memperlambat penuaan
Jika digunakan secara rutin, tanda-tanda penuaan kulit akan tercegah, seperti garis halus pada wajah dan kulit yang keriput. Sebab shea butter memiliki kandungan dengan fungsi anti-aging yang dapat menstimulasi produksi kolagen.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?