Dewiku.com - Semakin banyak produsen fesyen mencari alternatif yang lebih bertanggung jawab secara ekologi dengan merilis sustainable fashion atau fesyen yang berkelanjutan. Salah satunya adalah sustainable hoodie dari Coalatree.
Dilansir dari Metro, hoodie yang disebut dengan Evolution Hoodie tersebut terbuat dari bahan ramah lingkungan, yakni ampas kopi dan botol plastik daur ulang.
Prosesnya pembuatannya ternyata sangat sederhana. Karyawan mengumpulkan ampas kopi bekas dari toko-toko lokal saat mereka masuk kerja.
Mereka kemudian mengeringkan kopi, membuang minyaknya, menggiling bubuk menjadi partikel yang lebih kecil, lalu mencampurnya dengan botol plastik meleleh untuk membuat jenis benang tertentu.
Kabarnya, setiap hoodie terbuat dari tiga cangkir kopi dan 10 botol plastik. ''Coalatree bekerja keras untuk menghadirkan kepada Anda teknologi paling inovatif yang mendukung Anda dan planet yang sehat. Dengan menggunakan bahan buangan seperti bubuk kopi dan botol plastik, kami menjaga aliran limbah kami kecil dan membuat dampak kami besar!'' tulis mereka di situs web resmi Coalatree.
Keunikan lain dari Evolution Hoodie adalah sifatnya yang cepat kering, menyerap kelembapan dan memberikan perlindungan UV dari matahari.
Ada beberapa pilihan warna seperti hitam, oatmeal, merah marun atau hijau. Satu picisnya dihargai USD 62 atau Rp 879 ribu saja. Sebuah harga yang terjangkau untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian planet ini.
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?