Dewiku.com - Memiliki bibir seksi dan bervolume dengan filler bibir sempat digandrungi banyak wanita. Sekarang ada lagi tren baru untuk membuat bibir lebih indah, yakni threading bibir.
Dilansir dari The Sun, threading menawarkan bibir yang lebih plump tanpa suntikan. Perawatan kecantikan yang sudah disetujui oleh Food and Drug Adminstration (FDA) ini melibatkan pengantaran "benang" melalui kulit yang dapat menguraikan bibir. Hasilnya, area cupid pun bakal lebih jelas.
Prosedur ini menonjolkan lapisan bibir dengan "benang" yang terbuat dari asam poli-L-laktat (atau PLLA) sebagai "zat sintetis biokompatibel".
Dokter kosmetik dan pemilik klinik ESHO , Dr Tijon Esho mengatakan bahwa peletakan benang tersebut akan merangsang produksi kolagen dan karenanya mengubah bentuk serta ukuran bibir.
"Stimulasi kolagen itu sederhana, jadi ada perubahan definisi yang lebih diperhatikan daripada volume bibir itu sendiri," ungkapnya.
Dibanding filler, threading bibir menghasilkan perubahan yang lebih alami. Diyakini pula bahwa threading bibir lebih nyaman daripada filler karena tidak ada anestesi yang digunakan. Tetapi seperti prosedur lain, tetap ada risikonya.
"Ini adalah prosedur medis dan semua prosedur medis akan membawa risiko, tetapi di tangan profesional medis yang benar dan berpengalaman, ini bisa menjadi prosedur yang aman," jelas Dr Esho.
Biaya prosedur threading bibir ini diperkiran mulai 300 poundsterling atau Rp 5,6 juta. Tertarik?
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?