Dewiku.com - Merawat penampilan bukan cuma monopoli kaum Hawa. Para lelaki juga butuh klinik perawatan. Jika perempuan sudah terfasilitasi dengan klinik kecantikan, apakah sudah ada klinik ketampanan untuk pria?
Membaca kebutuhan dan permintaan konsumen, ZAP Clinic meluncurkan MEN/O/LOGY by ZAP, sebuah klinik ketampanan yang dikhususkan bagi kaum Adam.
Menurut CEO ZAP Clinic, Fadly Sahab, klinik ketampanan dari ZAP terinspirasi tingginya minat tren perawatan bagi laki-laki di negara-negara seperti Korea Selatan, Eropa Barat dan Amerika Serikat.
''Kami juga melihat peluang yang sama. Oleh sebab itu, kami berani berinovasi untuk menjadi pionir klinik perawatan khusus laki-laki yang mengusung konsep manly, fashionable, warm dan professional,'' ungkap Fadly Sahab disela-sela ZAP Media Gathering di Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019) kemarin, seperti dikutip dari Suara.com.
Beberapa perawatan yang akan dijadikan andalan adalah hair treatment, botox, agne scar dan aneka jenis infus bagi kebugaran.
''Daya tarik laki-laki itu ada di rambut. Maka kami menghadirkan solusi mengatasi kebotakan dan kerontokan, dan di klinik ini juga para laki-laki yang memiliki rambut putih (uban) bisa kembali hitam,'' ujar dia.
Sementara itu, acara grand launching klinik ketampanan MEN/O/LOGY rencananya digelar pada pertengahan Juni 2019 bertempat di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. (Suara.com/Risna Halidi)
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?