Dewiku.com - Mengikuti jejak Adidas dan merek lainnya, Converse hadir dengan koleksi yang lebih ramah lingkungan. Awal Juli ini, Converse meluncurkan koleksi sneakers yang terbuat dari botol plastik.
Koleksi yang dinamai "Renew Initiative" ini hadir dengan serangkaian seri Chuck Taylorl yang berbahan botol plastik bekas.
Melansir dari HYPEBAE, Converse ingin membuat staples streetwear ikoniknya dengan cara yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Memanfaatkan limbah pasca-konsumen dan pasca-industri, lineup pertama dari strategi ini menampilkan Chuck Taylor All Star dan Chuck 70.
Kedua siluet mempertahankan nuansa kanvas asli, tetapi bagian atasnya dibuat menggunakan 100 persen polyester daur ulang yang berasal dari botol plastik bekas. Bukan cuma itu, sneakers juga datang dengan tali polyester daur ulang.
Sepatu dibuat menggunakan benang PET atau botol plastik bekas yang dikembangkan. Dibuat dengan meniru kanvas katun ikonik asli, Converse menghadirkan beberapa warna, yaitu Moss Green, Ozon Blue, Wheat, Pale Putty, Black, dan Jane Stone.
Converse Renew Initiative ini diluncurkan secara global pada Jumat (5/7/2019) pekan lalu, baik online maupun offline store. Harganya dibanderol mulai dari USD 60 (Rp 840 ribu) hingga USD 85 (Rp 1,2 juta) untuk orang dewasa. Sementara untuk ukuran anak-anak, harganya USD 30 (Rp 400 ribu) hingga USD 40 (Rp 560 ribu).
Bagaimana? Sudah siap menjadi lebih ramah lingkungan bersama Converse?
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?