Dewiku.com - Mendukung gerakan Kesadaran Kanker Payudara bulan Oktober, merek alas kaki Vans bermitra dengan CoppaFeel! untuk merilis koleksi kapsul sepatu, pakaian, dan aksesoris edisi khusus.
Seperti dilansir dari Hypebeast, koleksi tersebut dipenuhi dengan grafis bertema kanker payudara. Koleksi terdiri dari Era Sk8-Hi , Slip-On, sepasang slide, jaket Chore, dua T-shirt, topi dan ransel.
Tidak cuma bertujuan meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker, tapi juga total penjualan sebanyak USD 200.000 (Rp 2 miliar) akan disumbangkan pada CoppaFeel!, organisasi kesadaran kanker yang berbasis di Inggris.
Kris Hallenga, pendiri CoppaFeel!, mengatakan dalam siaran pers bahwa kolaborasi ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk didedikasikan sebagai amal.
"Karena kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk memberi tahu lebih banyak orang mengapa memeriksa payudara mereka sangat penting, dan sebagai balasannya, menyelamatkan nyawa," ungkapnya.
Untuk ilustrasinya sendiri, mereka menggunakan bentuk-bentuk sederhana dan garis-garis minimal untuk menyoroti penggunaan warna yang berani.
"Kanker payudara adalah penyakit yang menyerang semua orang tanpa memandang ras atau status mereka, dan kami ingin para wanita di ilustrasi menggambarkan kenyataan ini," ujar Diandre Fuentes, desainer untuk Vans Footwear.
Koleksi Vans x CoppaFeel! ini sudah tersedia untuk dibeli dari situs web Vans mulai Selasa (1/10/2019)
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?