Dewiku.com - Halloween sudah dekat. Berbagai pernak pernik yang berkaitan dengan perayaan ini pun mulai meramaikan setiap sudut kota.
Begitu pula di pusat-pusat perbelanjaan. Beberapa gerai dan toko sudah mulai menjual barang-barang yang berkaitan dengan Halloween.
Salah satu yang tak sabar merayakan Halloween adalah Connie Kirwan. Makeup artist asal Skotlandia ini tampak mengabadikan momen melepas aksesori tanduk setan yang membandel di kepala bersama temannya, Leigh Burke, yang lalu mengunggahnya ke Twitter.
Video singkat ini pun menjadi viral. Masalahnya saat Connie mencoba tanduk palsu itu, properti tersebut tidak bisa lepas dari kepalanya.
"Hahahaha, Connie mencoba penampilan Halloween dan dia tidak bisa melepaskan tanduknya," cuit Leigh Burke di Twitter, melansir The Sun.
Dalam video itu, Connie menyatakan bakal mengirim email ke PrettyLittleThing karena tanduk mainan itu tidak bisa lepas dari kepalanya. Ya, Connie memang mendapatkan tanduk aksesori itu dari PrettyLittleThing.
"Aku mencoba membasahi tanduk tersebut dengan air hangat dan baby oil tapi tidak bisa lepas juga. Saat itu waktu menunjukkan pukul 1:30 pagi dan aku menarik tanduk tersebut. Itu sangat sakit," lanjut dia.
Pada akhirnya, tanduk Halloween itu bisa dilepas dan Connie berhasil mendapatkan kepalanya bersih kembali. Meski begitu, tetap saja video mereka sudah viral dan aksi kocak keduanya terlanjur jadi bahan tertawaan warganet.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?