Dewiku.com - Rambut bagaikan mahkota bagi sebagian besar wanita. Jadi tak heran jika banyak wanita rela merogoh kocek untuk perawatan rambut yang maksimal.
Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak tren perawatan rambut yang membuat banyak wanita minat untuk mencoba. Salah satunya adalah tren perawatan rambut scrub kulit kepala.
Ternyata tak hanya kulit tubuh saja yang perlu perawatan scrub, namun kulit kepala juga butuh eksfoliasi. Diketahui selama ini kebanyakan orang hanya fokus pada perawatan rambut saja.
Sebab, kulit kepala yang bersih bisa membuat rambut menjadi lebih sehat lho.
Dilansir dari laman Elle, seorang trichologist (ahli kulit kepala dan rambut) bernama David Adams, menjelaskan tentang pentingnya scrub kulit kepala.
"Menjaga kulit kepala tetap bersih membantu rambut tumbuh kuat dan lebat," ungkap David.
"Merawat rambut dan merawat kulit kepala adalah dua hal yang berbeda," jelasnya.
Kemudian, ia menyarankan bagi mereka yang masih sering menata rambut dengan hairspray, sebaiknya mulailah rutinitas perawatan scrub kulit kepala.
Begitu pula dengan orang-orang yang sering berada di luar rumah dan terpapar sinar matahari serta polusi. Kulit kepala yang tidak sehat karena terpapar polusi bisa memicu kerontokan rambut yang semakin parah.
Kondisi tersebut bisa diatasi dengan perawatan scrub kulit kepala. Disarankan untuk melakukan treatment tersebut dua minggu sekali. Selamat mencoba!
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?