Dewiku.com - Susu domba dapat dikatakan bukan seperti susu sapi yang sudah sangat awam untuk dikonsumsi sehari-hari. Susu domba mempunyai bau yang lebih pekat daripada susu sapi.
Bau pekat itu juga lah yang membikin susu domba jarang dikonsumsi orang setiap hari. Selain bisa menjadi alternatif untuk minum susu, ternyata susu domba juga mempunyai manfaat untuk kesehatan kulit.
Dilansir dari laman Healthline, susu domba mengandung lebih banyak protein dan kalsium daripada susu sapi. Selain itu, susu domba bisa membantu tubuh menyerap nutrisi lebih efektif.
Studi menunjukkan susu domba dapat membuat kulit menjadi lembut dan lembap, serta menjadikannya kandungan yang baik untuk sabun dan losion.
Menurut The List, susu domba memiliki kadar vitamin A yang tinggi. Kandungan tersebut membantu menjaga kesehatan kulit. Lalu, kadar asam laktatnya yang tinggi dapat membantu kulit melepas sel-sel mati.
Itu akan menjadikan kulit lebih cerah dalam prosesnya sekaligus mempunyai tingkat pH yang ramah terhadap kulit manusia.
Penelitian yang diterbitkan oleh American Academy of Allergy Asthma & Immunology mengatakan bahwa kalau Anda tak bisa minum susu domba karena alergi, diharapkan untuk hati-hati.
Demi mencegah efek negatif, Anda perlu hati-hati dalam menggunakan produk seperti sabun dan losion yang mengandung susu domba sebagai bahan aktif. Sebaiknya kamu melakukan uji sampel terlebih dahulu pada kulit guna memastikan dampaknya.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?