Dewiku.com - Cat kuku atau kutek termasuk pernak-pernik dekoratif yang disukai banyak kaum Hawa di Indonesia. Banyak perempuan suka mempercantik kuku mereka.
Belum lama ini, kutek dari MS Cosmetic by MS Glow meraih rekor MURI karena menjadi kutek terbanyak dibeli dalam sehari. Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia itu telah diserahkan pada 12 Agustus 2021 lalu.
MS Glow Peel Off Nail Polish pun menyandang kutek terlaris di Indonesia. Hanya dalam sehari, kutek yang tak mengandung bahan alkohol itu dikatakan berhasil terjual hingga 205.000 buah.
Maharani Kemala mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian rekor MURI tersebut. Terlebih, ini kali pertama sebuah produk kutek bisa terjual hingga lebih dari 200 ribu buah dalam satu hari.
"Saya senang dan bangga atas pencapaian Rekor MURI, karena ini merupakan kesempatan yang sangat besar dan jarang atau sulit sekali bagi seseorang untuk mendapatkan rekor MURI," ungkap Maharani.
Sebagai salah satu pelopor kutek bahan halal, Maharani pun berharap MS Cosmetic Peel Off Nail Polish bisa memenuhi kebutuhan para perempuan Indonesia, khususnya muslimah.
"Semoga produk ini selalu menjadi kebutuhan sebagai kutek dengan formula yang halal dan aman. Terutama digunakan bagi wanita Indonesia khususnya wanita muslimah Indonesia yang ingin mempercantik tampilan kuku dengan nail polish yang wudhu friendly," ujar dia. (*Dinda Rachmawati)
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?