Dewiku.com - Sudah semestinya sahabat selalu ada di kala suka dan duka. Sahabat yang baik akan ikut bersyukur jika kita bahagia. Sahabat juga akan hadir saat kita sedang sedih terluka. Saat sedang putus cinta dan lagi susah-susahnya move on, misalnya.
Saat sahabatmu sedang bersedih karena mesti berpisah dengan orang yang selama ini dia cintai, pastikan kamu siaga di sisinya. Lakukan apapun untuk membuatnya merasa lebih baik, minimal mendengarkan curhatnya.
Fase berikutnya setelah mengalami putus cinta adalah move on. Dia mungkin bisa tersenyum kembali setelah beberapa hari, tapi tetap saja gagal melupakan bayang-bayang mantan sampai berminggu-minggu atau bahkan bertahun-tahun.
Nah, berikut adalah beberapa tips untuk membantu sahabatmu cepat move on.
1. Bantu dia menyingkirkan barang pemberian mantan
www.pixabay.com
Gimana mau move on kalau setiap hari melihat jam dinding hadiah ulang tahun dari mantan di kamar? Siapa yang bisa ngelupain mantan kalau tidur aja masih sambil meluk boneka dari dia? Barang-barang pemberian mantan memang sebaiknya disingkirkan bisa proses move on tidak terganggu.
Sahabatmu mungkin sahabatmu bingung ke mana harus membuangnya. Sebenarnya bisa langsung ditaruh tempat sampah saja. Tapi coba sarankan dia untuk menyumbangkan atau menjual barang pemberian mantan yang masih layak pakai. Lumayan kan?
Hanya saja, jangan paksa dia untuk melakukan dalam sekali waktu. Semuanya tetap butuh proses. Barangkali dia mesti menyingkirkannya dalam beberapa tahap karena merasa masih butuh waktu untuk melupakan si mantan yang selama ini mengisi hari-harinya.
2. Selalu siaga untuk menghibur saat sahabatmu sedih lagi
Hari ini udah ketawa bareng sama kamu tapi minggu depan dia mewek lagi. Itu wajar banget kok.
Jadi kamu harus selalu siap membantunya bangkit kembali dan memberikan motivasi. Yakinkan dia kalau putus cinta bukanlah akhir dari segalanya.
3. Sering-sering kumpul dan hangout bareng
www.pixabay.com
Selama sahabatmu pacaran, mungkin dia jadi jarang bertemu dengan kamu atau teman-teman lainnya. Jadi sekarang saatnya mengajak dia jalan-jalan dan hangout bareng. Buat dia menyadari kalau tidaklah sendiri dan dia masih punya banyak teman yang bisa diandalkan.
4.Kenalkan dengan temanmu yang lain
Bertemu dengan orang baru bisa mempercepat proses move on, lho. Kalau kamu kebetulan punya sahabat lain yang masih menjomblo, coba bikin mereka kenalan.
Salah satu kendala move on adalah belum adanya pengganti yang dianggap lebih baik dibanding si mantan. Ini ceritanya kamu jadi semacam mak comblang gitu deh. Siapa tahu dua sahabatmu memang berjodoh dan cocok kan?
5. Dukung hubungan barunya
Ketika pada akhirnya hati sahabatmu kembali tertambat dengan seseorang, dukung hubungannya secara positif. Apalagi kalau kamu melihat orang baru ini memang tulus mencintai sahabatmu.
Jika kamu melihat sahabatmu bahagia, kamu jadi ikutan lega juga kan?
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian