Dewiku.com - Kalian pasti pernah ngeri mendengar cerita seorang kerabat yang terkena penyakit berat dan baru terdeteksi setelah memasuki stadium akhir.
Sebenarnya, sebelum terdeteksi pada stadium akhir, tubuh sudah berusaha memberi sinyal. Hanya saja, sinyal ini terlalu lemah untuk dianggap serius oleh diri kita sendiri.
Waspada, Girls! Agar kita dapat terhindar dari situasi seperti itu, coba perhatikan tujuh perubahan tanda fisik yang bisa menjadi indikator kesehatanmu berikut ini.
Lebam pada permukaan tubuh
Lebam atau memar yang terlihat pada tubuh seringkali kita sepelekan. Padahal jika timbul terus menerus, itu bisa jadi pertanda bawa ada yang tidak beres dengan kesehatanmu. Kekurangan vitamin C juga bisa menyebabkan memar pada tubuh.
Warna lidah berubah
Perubahan warna lidah juga bisa jadi indikator kesehatan. Tubuh yang sehat akan terlihat dari lidah yang berwarna pink segar dan tidak berbau. Jika permukaan lidahmu terlihat lapisan putih, bisa jadi kamu sedang mengalami gangguan pencernaan. Untuk tahap yang lebih serius, lidah berwarna kuning adalah pertanda adanya penyakit liver.
Perubahan berat badan yang drastis
Kurang tidur atau faktor hormonal bisa menyebabkan berat badan turun drastis. Hal lainnya bisa disebabkan karena masalah pada kelenjar tiroid.
Gusi tiba-tiba memerah
Baca Juga
Jika gusi tiba-tiba merah dan bengkak meradang, kemungkinan ada gangguan pada rongga mulut seperti Gingivitis atau Periodontitis alias peradangan pada gusi.
Bola mata tidak putih
Bola mata yang berwarna kekuningan menandakan adanya gangguan pada hati. Jika kamu menemukan rona kemerahan di area putih bola mata, mungkin bisa dikarenakan infeksi atau penyakit mata tertentu.
Bengkak pada kaki atau tangan
Pembengkakkan pada kaki atau tangan sering dialami oleh penderita endema. Ciri khususnya adalah bengkak yang terjadi setelah beraktivitas sepanjang hari. Hal ini bisa disebabkan adanya gangguan pada hati dan tekanan darah.
Muncul bercak pada kuku
Kuku yang sehat tidak akan memperlihatkan tanda berupa warna kuning, coklat, atau bercak hitam dan putih. Jika ini terjadi, waspadai gejala infeksi jamur atau yang dikenal sebagai onychomycosis. Selain itu, warna yang berubah juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin D, B1, dan kalsium.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?