Dewiku.com - Tidak ada pasangan yang awalnya saling jatuh cinta berharap hubungan mereka berakhir menjadi kisah menyedihkan. Itulah kenapa saat putus, terlalu banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Justru malah ada keinginan untuk memulai semuanya dari awal kembali alias ngajak balikan.
Itu namanya gagal move on. Bukan cuma perempuan saja yang bisa mengalaminya, tetapi juga si lelaki. Ada kalanya dia menyesal karena putus dari kamu. Kira-kira apa saja ya tanda dan buktinya?
1. Bertahan sendiri tanpa pacar baru
Kalian sudah cukup lama putus tapi dia belum punya pasangan lagi. Bahkan saat kamu akhirnya sudah memiliki tambatan hati baru, dia tetap saja masih sendiri.
Bisa jadi dia belum bisa menerima orang baru karena masih memiliki perasaan untuk kamu. Atau, dia mungkin berpikir dia tidak layak dicintai orang lain setelah menyakiti kamu di masa lalu.
2. Dia masih menyimpan fotomu
Coba kamu pikirkan, apa faedahnya mantan masih menyimpan foto-fotomu di handphone, dompet, kamar, atau meja kerja dia? Foto-foto mesra kalian juga masih bertebaran di akun media sosial dia.
Bisa bikin salah paham kan? Kalau memang sudah tidak ada hubungan apapun lagi, kenapa bertingkah masih menyimpan perasaan untuk kamu?
3. Rajin stalking media sosialmu
Dia masih mengikuti segala aktivitasmu dia media sosial. Terang-terangan pula. Bukan cuma melihat-lihat, tapi juga memberikan like dan menulis komentar.
Baca Juga
Atau, malah mengirim direct message dan basi-basi tanya kabarmu atau tanya kamu sudah punya pacar baru atau belum? Bisa jadi dia memang belum move on dan berharap bisa balikan.
4. Masih (sok) dekat dengan keluarga dan sahabatmu
Masih mengirimkan ucapan selamat saat orang tuamu ulang tahun? Membelikan adikmu hadiah saat kelulusan sekolah? Nggak ada angin apapun, dia menghubungi sahabatmu dan bertanya bagaimana kabarmu? Mencurigakan nggak sih?
Itu bisa jadi tanda kalau dia masih tidak bisa merelakan kamu pergi dari kehidupannya. Sebelum ngajak balikan, ada baiknya dia mengambil hati orang-orang terdekatmu kan?
5. Saat menghadapi masalah, dia menghubungimu
Dia mungkin terbiasa menghubungi atau menemuimu setiap mengalami masalah berat atau merasa frustasi. Tapi kalau kalian sudah putus, ngapain? Kenapa tidak menghubungi orang lain?
Dia sepertinya belum bisa menemukan orang lain untuk diandalkan dan dijadikan tempat bersandar seperti kamu dulu. Fiks, dia belum bisa move on.
Jika kamu merasa kehadiran dan perbuatan dia mengganggu dan membuatmu tidak nyaman, ada baiknya kamu konfirmasi. Bicarakan apa yang sebenarnya yang dia harapkan.
Kalau kebetulan kamunya juga masih berharap sama dia, boleh kok dipertimbangkan untuk balikan. Tapi kalau kamu memang tidak ingin kembali bersama dia atau sudah punya pacar baru, sebaiknya kamu jaga jarak. Ingat, kamu sudah punya pasangan baru yang tentu mesti dijaga perasaannya.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?