Dewiku.com - Sebelum memulai hari dengan jadwal yang padat, rasanya kurang afdol kalau nggak diawali mandi pagi. Saat asyik-asyiknya menggosok badan, eh nggak sadar kita pun bernyanyi kecil. Mungkin hal satu ini terdengar konyol, tapi bernyanyi saat mandi punya dampak positif untuk mengurangi stres. Kok bisa ya?
Rupanya saat bernyanyi, paru-paru bekerja lebih ekstra dan menghirup lebih banyak oksigen. Hal itu sama saja dengan mengoksidasi darah yang berguna mengurangi tingkat kortisol, hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan tekanan darah.
Sebab tingkat kortisol yang tinggi dapat menyebabkan peradangan di dalam tubuh, berpotensi mengakibatkan stres, stroke, dan diabetes tipe 2.
Selain itu, bernyanyi di kamar mandi dapat meningkatkan produksi endorfin dan hormon kebahagiaan lainnya. Bernyanyi memicu hormon dopamine dan oksitosin keluar dan dapat menimbulkan kebahagiaan serta menghilangkan ketidaknyamanan fisik.
Dilansir dari Lifehack, pada dasarnya bernyanyi mampu membunuh rasa sakit yang sedang kita alami. Dengan bernyanyi, emosi yang selama ini dipendam bisa dilepas dan jiwa akan lebih tenang.
Meskipun suara jauh dari kata merdu, bagaimana pun bernyanyi akan membuat kita lebih rileks. Nggak heran bernyanyi sering dianggap sebagai obat stres yang paling efisien.
Jadi intinya, bernyanyi di kamar mandi bisa jadi salah satu ritual baik untuk mengurangi tingkat stres. Kalau ada yang terganggu dengan suara kita bagaimana? cuekin aja!
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?