Dewiku.com - Kalau kamu siap jatuh cinta, tentu harus siap patah hati juga. Walaupun rasanya menyakitkan, memang ada masa di mana kita harus menerima kenyataan pahit. Namun, pernahkah kamu berpikir kenapa harus muncul rasa sakit saat patah hati?
Bentuk dari rasa sakit saat patah hati bisa sangat beragam. Sebagian orang mungkin merasakan dadanya begitu sesak sampai tidak bisa menangis, tapi ada juga melampiaskan kesedihannya dengan menangis sepanjang hari.
Rasa sakit saat patah hati juga bisa membuatmu sulit tidur, atau malah sebaliknya, jadi ingin tidur terus. Pada level berikutnya, kesehatan pun bisa terganggu. Siapa yang pernah tiba-tiba demam setelah putus cinta? Tipes? Hipertensi?
Ini bukan cuma tentang perasaan. Semua ada penjelasan logisnya. Jadi, apakah kamu penasaran dengan alasan ilmiah munculnya rasa sakit saat patah hati?
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian