Dewiku.com - Kalau kamu siap jatuh cinta, tentu harus siap patah hati juga. Walaupun rasanya menyakitkan, memang ada masa di mana kita harus menerima kenyataan pahit. Namun, pernahkah kamu berpikir kenapa harus muncul rasa sakit saat patah hati?
Bentuk dari rasa sakit saat patah hati bisa sangat beragam. Sebagian orang mungkin merasakan dadanya begitu sesak sampai tidak bisa menangis, tapi ada juga melampiaskan kesedihannya dengan menangis sepanjang hari.
Rasa sakit saat patah hati juga bisa membuatmu sulit tidur, atau malah sebaliknya, jadi ingin tidur terus. Pada level berikutnya, kesehatan pun bisa terganggu. Siapa yang pernah tiba-tiba demam setelah putus cinta? Tipes? Hipertensi?
Ini bukan cuma tentang perasaan. Semua ada penjelasan logisnya. Jadi, apakah kamu penasaran dengan alasan ilmiah munculnya rasa sakit saat patah hati?
Terkini
- Glam Meet Up Elzatta: Koleksi Sarimbit Baru Terinspirasi Perempuan Tangguh
- Ketika Ramadan Jadi Momen Pria Konsisten Jadi Lebih Baik Bareng
- Liburan ke Singapura? Jangan Lewatkan Kooza, Sirkus Spektakuler yang Bikin Terpukau
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set