Dewiku.com - Ada yang menarik dari gelaran Asian Games 2018 Cabor Pencak Silat, Rabu (29/8/2018) kemarin. Pada pesta kemenangan, pesilat lelaki Hanifan Yudani Kusumah yang berhasil meraih emas mengajak berpelukan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto secara bersamaan sembari mengalungkan bendera merah putih.
Hal itu menjadi momen epik di antara sekian momen Asian Games 2018. Karena seperti yang diketahui, Jokowi dan Prabowo adalah rival dalam memperebutkan kursi presiden Indonesia.
Ngomong-ngomong, berpelukan seperti yang dilakukan Jokowi dan Prabowo itu banyak dampak positifnya, baik bagi suasana hati maupun kesehatan. Berikut DewiKu sudah rangkum manfaat berpelukan yang perlu kamu tahu.
1. Mengurangi stres dan nyeri
Apakah kamu merasa lebih tenang setelah berpelukan? Berpelukan bisa mencegah maupun menghilangkan stres. Efek baik ini terjadi karena adanya pelepasan hormon oksitosin yang membuat seseorang merasa lebih bahagia.
Pelukan juga merangsang pelepasan endorphin dan serotonin pada pembuluh darah ke seluruh tubuh. Kedua hal ini akan memicu perasaan senang, meredakan rasa sakit, mencegah perasaan sedih, serta menjaga kesehatan jantung.
2. Meningkatkan sistem imun
Berpelukan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu karena berpelukan dapat mengurangi stres yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Berpelukan juga merangsang kelenjar timus yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan manusia. Dengan begitu, tubuh akan terlindungi dari infeksi.
3. Mengurangi kecemasan
Baca Juga
Pelukan membuat kita merasa tenang dan nyaman. Makanya pelukan sangat tepat diberikan pada orang yang sedang menghadapi masalah.
Dekapan yang erat dapat mengurangi rasa cemas dan kembali meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Jadi kalau kamu merasa cemas, nggak ada salahnya untuk memeluk orang terdekat untuk pertolongan pertama.
4. Membuat pikiran lebih positif
Membangun pikiran positif memang nggak mudah, diperlukan usaha berulang sampai hal itu jadi kebiasaan. Nah, pelukan rupanya mampu membantu kita untuk memproduksi hormon positif juga, nih.
Selain memproduksi hormon oksitoksin yang memberi perasan lebih bahagia, berpelukan juga memproduksi hormon serotonin yang menjaga keseimbangan suasana hati dan menaikkan mood. Efeknya, pikiran pun menjadi lebih positif.
5. Memberikan ketenangan
Di zaman yang serba cepat ini semua orang tampak sibuk, serba cepat, dan terburu-buru dalam melakukan banyak tugas. Pelukan bekerja seperti penghenti waktu, mengingatkan seseorang untuk merasa nggak lagi diburu-buru waktu.
Mereka pun akan lebih tenang, sabar, dan lebih menghargai hal-hal di sekeliling mereka.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?