Dewiku.com - Meme tentang wudhu pakai SK II lagi viral di Twitter nih, Girls. Pelesetan ini berawal dari postingan netizen yang memperlihatkan foto cowok sedang mengiklankan produk skincare mahal tersebut
Nggak kira-kira, wajah sang model basah kuyup diguyur essence yang populer di seluruh dunia ini. Seperti biasa, netizen dengan jiwa misqueen yang meraung langsung berontak dan ramai-ramai menggeruduk postingan ini.
Ada yang bilang dompetnya ngilu, ada juga yang bilang jiwa miskinnya teraniaya. Kenapa? Karena harga sebotol SK II FTE seperti yang digunakan dalam gambar bisa mencapai jutaan rupiah.
Biasanya, untuk menghemat pemakaian essence dari air beras Jepang ini, para pengguna menghindari pemakaian dengan kapas karena dianggap terlalu banyak menyerap cairan, sehingga jadi boros.
Solusinya, banyak yang mengaplikasikan SK II FTE dengan cara barbar, yaitu dioleskan langsung dengan tangan telanjang.
Bayangkan, di tengah perjuangan rakyat nestapa yang pakai SK II FTE dengan irit, tiba-tiba muncul foto seperti ini. Tentu saja sobat misqueen auto menangys karena dianggap mubazir.
Foto yang diberi embel-embel wudhu pakai SK II ini langsung dibanjiri ucapan glowing dunia akhirat oleh netizen.
Lucunya, atas nama mubazir, ada yang inisiatif ambil baskom untuk tadah SK II yang terbuang. Sobat misqueen menjerit! Kalau kamu, dompetnya ngilu juga nggak, lihat foto SK II FTE dibuang-buang kayak gini?
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?