Dewiku.com - Di Jepang, segala sesuatu bisa dikomersilkan jika itu berkaitan dengan idolamu, termasuk air sisa mandi mereka. Bukan cuma isapan jempol belaka, dua idola grup Jepang benar-benar melakukan ini.
Mereka adalah Tenko no Chanyuki dan Asuka Rei dari The Banana Monkeys yang menjual sisa air mandi mereka dalam kemasan botol dan dijual seharga Rp 12 juta!
Iklan ini kemudian diposting dalam akun Twitter The Banana Monkeys.
Cara kerjanya cukup sederhana. Tim manajemen merendam dua idol ini dalam bak mandi yang sudah diberi sabun mandi dan mengambil airnya untuk dimasukkan ke dalam botol.
Nantinya, botol-botol berisi air sisa mandi itu akan dijual dengan harga belasan juta. Mereka mengklaim jika ini adalah cara terbaik untuk merasakan sensasi 'mandi bersama idola'.
''Idolamu sudah meresap dalam air ini, jadi airnya dipastikan bersih. Kamu hanya perlu menambahkan sedikit ke bak mandi dan rasanya seperti mandi bersama mereka,'' tulis akun Twitter resmi The Banana Monkeys.
Rupanya ide gila ini nggak sepenuhnya didukung oleh netizen. Banyak di antara mereka yang merasa jijik dengan konyol ini. Mereka mengatakan jika hanya orang gila yang akan membeli air sisa mandi ini.
Menurut kalian gimana, Girls? Apakah kamu akan membeli air sisa mandi jika ini berasal dari idolamu? Atau kamu sudah cukup puas membeli merchandise mereka yang terlihat lebih wajar seperti album, lightstick, dan poster?
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?