Dewiku.com - Banyak cerita yang muncul dari game PUBG. Mulai dari isu kesehatan hingga kisah percintaan. Kali ini ada cerita dari seorang pria yang hobi main PUBG, kemudian ketemu jodoh dan kini sudah bertunangan.
Dilansir dari laman Business Today, seorang pria asal Mesir menemukan belahan jiwanya melalui game online PUBG. Dari kesamaan hobi, pria tersebut berhasil menemukan jodohnya yang cantik.
Pria ini bernama Nourhan-al-Hashish, ia mengungkapkan rasa bahagianya melalui unggahan di Twitter pribadi. Dalam unggahan tersebut, Nourhan menulis 'Started from pubg, now we're here' yang disertai dua foto dirinya dan calon istri.
Unggahan tersebut kemudian viral. Sampai saat ini sudah mendapatkan 14 ribuan likes, 2 ribuan retweets, dan 890 orang berkomentar di unggahan tersebut.
Awal kisah cinta ini adalah ketika Norhan dan teman-temannya yang memang hobi main PUBG suatu hari beradu dengan pemain lain. Game online itu pun mempertemukan pria tersebut dengan seorang wanita cantik yang kini menjadi tunangannya.
Kisah cinta romantis karena PUBG tak hanya dialami oleh Nourhan. Dikabarkan ada seorang pria lain yang juga dilaporkan telat menemukan jodohnya melalui game online ini.
Sepasang suami istri bernama Salwa dan Rasheen berterima kasih kepada game online tersebut karena telah mempersatukan keduanya.
PUBG berhasil mempersatukan mereka berdua yang telah dipisahkan oleh jarak.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?