Dewiku.com - Saat pertama kali menjadi ibu, wajar jika menjadi sedikit terlalu protektif ketika orang menyentuh bayi mereka yang baru lahir. Namun beberapa ibu cukup ekstrem untuk tidak membiarkan bayinya disentuh.
Dilansir dari Mirror, seorang wanita berusaha keras untuk memastikan anaknya yang belum lahir hanya akan disentuh oleh tangan yang sangat bersih.
Secara khusus, wanita yang tidak disebutkan namanya itu berencana untuk membatasi kontak fisik calon bayinya dengan mertua. Kecuali, mereka melakukan dua hal yang sangat spesifik terlebih dahulu.
Menulis kepada Care and Feeding Slate.com, ia berkata mertuanya adalah perokok berat. Kekhawatirannya tertuju pada paparan asap rokok pihak ketiga.
Asap pihak ketiga diperkirakan terjadi ketika asap masih melekat pada pakaian serta furnitur dan dianggap berbahaya bagi bayi dan anak-anak. "Setelah meneliti asap rokok pihak ketiga, saya sangat khawatir tentang dia menggendong bayi setelah dia merokok," tulisnya.
"Suamiku dan aku telah memutuskan bahwa setelah dia (mertua) merokok, dia perlu mandi dan mengganti pakaiannya sebelum bisa menyentuh cucunya," tambahnya.
Hal itu tidak hanya berlaku untuk mertuanya saja, tapi juga kerabat lain yang aktif merokok.
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?