Dewiku.com - Game of Thrones Season 8 tayang perdana hari ini, Senin (15/4/2019) dan beberapa dampaknya sudah diprediksi oleh orang-orang dari firma hukum di Australia. Salah satunya adalah kemungkinan terjadinya bolos massal.
Daniel Stokanoski dari firma hukum Slater and Gordon yang khusus menangani kasus pegawai mengatakan, banyak acara televisi bagus akhir pekan kemarin dan puncaknya hari Senin Game of Thrones akan tayang perdana.
Menurutnya, itu akan jadi akhir pekan yang menyenangkan dengan menghabiskan waktu sambil nonton tv di rumah.
''Ada pertandingan Eagles dan the Dockers pada malam minggu, Perth Glory bermain di Minggu malam. Jadi akan jadi long weekend yang epik,'' ujarnya seperti yang dilansir Daily mail dari The West Australia.
Daniel juga melanjutkan, kemungkinan besar banyak pekerja kantoran akan mengirim izin sakit pada hari Senin karena mereka nggak mau melewatkan Game of Thrones season 8 episode pertama.
''(Itu akan jadi long weekend yang epik), menonton sepakbola dilanjutkan menonton Game of Thrones," katanya.
Namun Daniel tidak mengatakan semua pekerja kantoran 'mendadak sakit' alias bolos massal, karena beberapa diantaranya akan mengurus izin cuti sesuai prosedur kantor.
''Mereka akan melakukannya secara legal dengan mengambil cuti atau bolos, mengaku sakit padahal tidak. Aku bisa bilang akan ada peningkatan pegawai tidak masuk kantor untuk menonton Game of Thrones,'' ujarnya.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?