Dewiku.com - Semenjak resmi jadi istri Pangeran Harry, Meghan Markle seakan tak pernah berhenti disorot. Sebagai putri 'dadakan' yang berasal dari latar belakang berbeda, sepertinya sangat sulit baginya untuk menyesuaikan diri.
Rupanya hal ini membuat penulis biografi Pangeran Harry, Angela Levin, angkat bicara. Melansir dari Express, Meghan Markle disebut telah membuat pendiri Kerajaan Inggris berang semenjak masuk ke dalam lingkungan istana.
"Meghan cantik, cerdas, dan ambisius dan bertekad untuk membuktikan kualitas-kualitas ini kepada dunia, bahkan dengan risiko membuat marah pendiri Istana," kata Angela.
Meghan Markle memang seringkali meramaikan berita utama media massa terkait pelanggaran yang dia lakukan. Terparah, Meghan bahkan sampai kehilangan banyak staf karena sikapnya. Kabarnya, hal ini sampai memicu perselisihan internal di lingkungan royal family.
"12 bulan sejak dia menikah, (hal-hal berjalan) jauh dari mudah. Dia tidak dapat mencegah perselisihan keluarga yang lama menjadi berita utama dan telah kehilangan sejumlah staf, termasuk penasihat persnya," ungkap Angela.
Angela bahkan memprediksi hal buruk bakal terjadi jika Meghan Markle masih terus bersikeras melanggar aturan kerajaan.
"Aku bisa mengatakan bahwa Istana Buckingham gelisah karena tekad Meghan yang ingin melakukan hal-hal dengan caranya sendiri. Pihak istana telah mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan kegiatannya," tutur Angela.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?