Dewiku.com - Andien Aisyah menjadi salah satu bintang tamu yang paling ditunggu pada gelaran hari terakhir Prambanan Jazz 2019, Minggu (7/7/2019) lalu. Menyanyikan setidaknya delapan lagu, Andien Aisyah juga bicara tentang musik jazz di era milenial.
Ditemui usai manggung, Andien Aisyah sangat bersemangat saat dimintai tanggapan tentang musik Jazz dan festival musik seperti Prambanan Jazz di kalangan anak muda masa kini.
Menurut Andien, musik jazz bisa menggeliat di kalangan anak muda dengan adanya kolaborasi. Sebab, jika musik jazz masih sama seperti berapa puluh tahun yang lalu, mungkin tidak akan ada anak muda yang tertarik.
"Bagaimana musik jazz itu bisa menggeliat di kalangan anak muda, jawabannya cuma satu, kolaborasi," kata Andien.
"Kalau misalnya presentasi musik jazz itu masih sama seperti sekian puluh tahun yang lalu, mungkin anak muda nggak ada yang ngelirik," tuturnya.
"Tapi kenyataannya sekarang jazz itu udah lintas gitu. Udah dikolaborasikan dengan pop, dibawain sama DJ, dibawain sama rapper, dibawain secara hiphop," ungkap Andien Aisyah.
Andien juga menegaskan, zaman sekarang banyak sekali musik jazz yang dibawakan oleh penyanyi-penyanyi muda dan terbukti berhasil memikat atensi generasi milenial.
"Terus, dibawain sama anak-anak dengan gaya seperti Tulus misalnya, atau dengan gaya seperti Yura. Jadi kayak anak-anak tuh, bisa meresapi itu," papar Andien Aisyah.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?