Dewiku.com - Carissa Pinkston, seorang model belia terpaksa bohong dan mengaku transgender karena dia tidak tahan dihujat oleh warganet. Hujatan ini datang karena ulahnya sendiri yang mengunggah pesan berbau trans-fobia di akun media sosialnya beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Elle, model yang sering membawakan baju rancangan Rihanna 'Savage x Fenty' ini dipecat dari agensi model karena status bernada trans-fobia itu.
Kejadian ini diketahui dari unggahan media sosialnya beberapa waktu lalu. Waktu itu dia mengaku keberatan dipecat karena unggahan yang memojokkan transgender. Dia bahkan menyebut dirinya bukan wanita tulen.
"Aku belum siap untuk mengatakannya tapi hari ini aku dipecat dan menerima banyak sekali email jahat dan ancaman pembunuhan, jadi aku terpaksa mengatakan hal yang sebenarnya. Aku adalah transgender," tulis dia.
"Aku bertransisi di usia yang sangat muda dan aku menjalani kehidupanku sebagai wanita semenjak itu. Sulit bagiku untuk menjaga rahasia ini tapi apa yang aku katakan tentang transgender tempo hari adalah cerminan dari diriku semenjak aku menyadari diriku adalah wanita. KITA ADALAH SAMA!"
Bukannya mereda, pengakuannya sebagai transgender malah memicu kemarahan publik. Pasalnya, orang-orang terdekatnya tahu jika dia adalah wanita seutuhnya.
Masih dari Elle, model transgender Aaron Phillip kemudian mengatakan jika pengakuan itu bohong. Carissa melemparkannya kepada publik hanya karena ingin menyelamatkan hidup dan kariernya semata.
Setelah mendapat hujatan terkait pengakuan itu, Carissa kembali memberi pernyataan melalui media sosial jika dianya memang berbohong. Itu semua dilakukannya untuk meredakan situasi dan menghindari hujatan warganet.
"Aku panik dan berpikir keadaan bakal jadi lebih baik jika aku mengaku jadi bagian dari mereka (transgender). Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Maafkan aku, usiaku baru 20 tahun dan aku hanyalah manusia biasa," ungkap dia.
Carissa Pinkston sendiri adalah model belia yang terkenal karena mempunyai freckles di wajahnya. Dia pernah bekerja sama dengan berbagai rumah mode papan atas dunia, salah satunya Mark Jacob.
Baca Juga
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?