Dewiku.com - Katie Williams yang menyandang gelar Miss Nevada 2019 dicopot gelarnya karena berbagi komentar tentang pandangan politik. Selama ini, ia dikenal sebagai pendukung Donald Trump.
Melansir dari New York Post, pihak kontes kecantikan mengatakan jika Katie mengelola akun Facebook yang menyuarakan dukungan poltik. Katanya, hal itu jelas-jelas melanggar aturan.
"Dia dapat menjadi pendukung Trump di halaman Facebook pribadinya yang ia ianginkan untuk dibaca semua orang. namun, Facebook Miss Nevada mesti tanpa konten politik," ungkap pihak Miss America dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya, pihak Miss Nevada 2019, Katie Williams mengklaim dirinya kehilangan gelar dan dikeluarkan dari kontes Miss America gara-gara pandangan politik di media sosial.
Wanita berusia 29 tahun ini telah menerima mahkota Miss Nevada pada April 2019.
Namun dalam sebuah video yang ia unggah di Facebook, Katie Williams mengatakan dirinya telah didiskualifikasi dari kompetisi Miss America 2019 yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus.
Tak hanya itu. Ia juga kehilangan gelarnya sebagai Miss Nevada 2019.
"Saya cuma tak mengerti bagaimana kamu bisa menyensor seseorang dengan nilai-nilai konservatif ketika saya bahkan tidak mengatakan sesuatu yang buruk," tutur dia.
"Jika saya mempunyai pandangan yang lebih liberal, pandangan yang kurang konservatif, ini tak akan jadi masalah," kata Katie Williams lagi.
Baca Juga
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?