Dewiku.com - Seorang politisi sekaligus pengusaha asal China sukses membuat publik tercengang karena ketahuan punya 100 selingkuhan.
Semuanya berawal dari kasus korupsi yang membelit pria bernama Lai Xiaomin ini. Melansir Asia One, pihak berwenang menemukan 100 rumah atas nama Lai yang diduga diberikan pada selingkuhannya.
Ratusan rumah itu terletak di sebuah kota, yang berdekatan dengan kota Zhuhai, China. Ada dugaan bahwa Lai memberikan rumah itu pada masing-masing selingkuhannya dan mereka semua tinggal dengan damai dalam satu kompleks yang sama.
Mantan direktur perusahaan aset manajemen di Cina itu tak cuma memanjakan selingkuhannya dengan rumah tapi juga memberikan jabatan yang cukup nyaman di perusahaannya.
Ya, wanita selingkuhan Lai memang datang dari beragam latar belakang, mulai dari staf internal kantor hingga artis dan model.
Sumber menyebutkan, selingkuhan pria 57 tahun ini menjabat beberapa posisi strategis di perusahaan milik Lai, termasuk jajaran eksekutif, direktur, hingga manajer.
Lai Xiaomin sendiri adalah seorang mantan politikus sekaligus pengusaha sukses asal China. Pada April lalu, ia ditangkap atas kasus korupsi dan pihak berwenang menemukan sekitar 100 properti atas nama Lai.
Selain itu, polisi juga menyita uang tunai yang setara dengan Rp 539 Milyar di rumah Lai. Berat uang ratusan miliar itu disebut mencapai 3 ton. Total kekayaan Lai pun diprediksi mencapai sekitar Rp 4 triliun.
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?