Selasa, 24 Mei 2022
Amertiya Saraswati : Rabu, 14 Juli 2021 | 19:30 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Dewiku.com - Seorang petugas lalu lintas wanita sukses menjadi viral di TikTok setelah mengungkap gaji yang diterimanya per minggu. Wanita bernama Belinha Ferreira tersebut rupanya dibayar mahal per minggu.

Belinha Ferreira adalah wanita asal Melbourne, Australia. Ia bekerja mengatur lalu lintas di area konstruksi di Melbourne.

Melansir Daily Mail, Belinha viral setelah membagikan kisahnya di TikTok. Wanita 21 tahun ini mengungkap gaji yang diterimanya per minggu sebagai petugas lalu lintas.

Setiap minggu, Belinha bisa bekerja sekitar 46 jam. Dari sana, ia dibayar AUD 1.770 atau sekitar Rp 19,1 juta.

Belinha juga mengungkap gaji terbesar yang diperolehnya per hari. Untuk 13 jam kerja, ia dibayar AUD 544 atau Rp5,8 juta.

Sementara, gaji terkecil Belinha adalah AUD 255 atau Rp2,7 juta untuk 8 jam bekerja. Angka tersebut juga masih lebih tinggi dibanding upah minimum per jam di Melbourne.

Petugas Lalu Lintas Viral karena Dibayar Mahal (instagram.com/______spicytapatio)

"Aku sering bekerja lembur, dan itu menghasilkan lebih banyak uang," jelas Belinha seputar pekerjaannya.

Belinha lantas menambahkan bahwa ia masih mendapat uang makan dan bensin di samping gaji per jam.

Tidak heran, kisah Belinha yang dibagikan di TikTok ini viral dan membuat banyak warganet terkejut.

Selain mendapat gaji tinggi, Belinha juga menambahkan bahwa ia sebenarnya tidak lulus SMA. Wanita ini memilih drop out saat masih tingkat 10.

Meski begitu, Belinha mengungkap kepada para pengikutnya bahwa ia sama sekali tidak menyesali keputusan tersebut.

"Jujur saja, aku sama sekali tidak menyesal (dropout SMA)," jelasnya.

Petugas Lalu Lintas Viral karena Dibayar Mahal (instagram.com/______spicytapatio)

Di sisi lain, pekerjaan Belinha sendiri tidak mudah. Selain mengatur lalu lintas, ia juga harus banyak berdiri.

Bahkan, salah satu pengikutnya di media sosial bertanya bagaimana cara Belinha tahan berdiri berjam-jam tanpa rasa sakit.

"Jujur saja aku mencoba mendorong diriku setelah 8 jam dan jika rasa sakit itu parah, aku akan minum Nurofen (pereda nyeri) dan aku baik-baik saja," jelasnya.

Di Australia, pekerjaan sebagai petugas lalu lintas ternyata memang memiliki potensi dibayar mahal.

Tahun lalu, terungkap bahwa petugas lalu lintas di Melbourne menghasilkan paling tidak AUD 105.000 per tahun atau Rp1,1 miliar.

Hal tersebut dikarenakan petugas lalu lintas di Australia biasanya bekerja dalam kondisi yang berbahaya. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki jam kerja panjang.

BACA SELANJUTNYA

Pacar Minta Putus sebelum Naik Pesawat, Viral Penumpang Ini Menangis di Pelukan Pramugari