Sabtu, 04 Desember 2021
Amertiya Saraswati : Jum'at, 03 September 2021 | 16:30 WIB

Dewiku.com - Setelah menikah, setiap pasangan suami-istri memiliki keinginan yang berbeda soal anak. Salah satu contohnya, ada yang memilih punya banyak anak.

Di Malaysia, kisah pasangan suami-istri yang memiliki 24 orang anak menjadi sorotan. Kisah keluarga tersebut viral setelah dibagikan sang anak.

Melansir mStar, pria bernama Muhammad Mukmin Jalaluddin Al Muttaqi tersebut menjelaskan bahwa ayahnya punya dua orang istri.

Sang pria yang akrab disapa Mukmin tersebut adalah anak kelima dari 24 bersaudara. Mukmin sendiri sudah berumur 29 tahun.

"Saya merupakan anak kelima dari 24 kakak-beradik dan kami punya 2 ibu. Ibu pertama punya 15 orang anak, dan ibu kedua 9 orang anak," jelasnya.

Menurut Mukmin, saudara tertua berumur 35 tahun. Sementara, anak bungsu di keluarganya masih berusia 12 tahun.

Keluarga Punya 24 Anak, Nama Sering Tertukar (facebook.com/Muhammad Mukmin Jalaluddin AL-Muttaqin)

Bukan hanya memiliki banyak anak, Mukmin menjelaskan bahwa seluruh anggota keluarganya tinggal serumah. Hanya ada dua orang saudara yang tinggal di daerah lain.

"Walaupun situasi pandemi, keluarga kami tetap meriah. Yang lajang dan masih kecil semua tinggal di rumah yang sama," jelasnya.

Rumah tempat Mukmin tinggal dibagi menjadi dua bagian. Sementara, saudaranya yang sudah menikah tinggal di rumah tak jauh dari sana.

"Sehari-hari memang meriah, tapi kalau hari raya lebih meriah. Tak perlu menunggu saudara jauh datang pun sudah ramai," tambah Mukmin menjelaskan.

Karena punya banyak anak, Mukmin mengakui jika sang ayah kadang tertukar atau lupa dengan nama anaknya sendiri.

"Ayah saya sendiri pun kadang-kadang tertukar nama anak sendiri, atau keliru urutan kami kakak-beradik."

Keluarga Punya 24 Anak, Nama Sering Tertukar (facebook.com/Muhammad Mukmin Jalaluddin AL-Muttaqin)

Menurut Mukmin, dirinya sudah terbiasa melihat orang lain terkejut saat tahu bahwa keluarganya memiliki 24 anak.

Di sisi lain, keluarga Mukmin rupanya memilih untuk melakukan homeschooling. Setelah itu, beberapa anggota keluarga memilih masuk pondok pesantren.

"Kami semua home school diajar oleh ibu sendiri. Kemudian mayoritas adik lebih cenderung bersekolah pondok."

Mukmin sendiri kini bekerja menjalankan bisnis pribadi. Ia juga tidak menyangka kisah keluarganya akan menjadi viral.

Sebelum ini, banyak orang khawatir jika masa depan Mukmin dan saudara-saudaranya tidak terjamin karena sang ayah punya banyak anak.

Meski begiut, Mukmin mengungkap jika respons orang-orang terhadap keluarganya yang memiliki banyak anak kini lebih positif.

BACA SELANJUTNYA

4 Tips Memilih Baju Anak, Fashionable tapi Tetap Harus Nyaman