Dewiku.com - Ada begitu banyak hal yang bisa membuat produktivitas seseorang menurun, mulai dari stres, sulit tidur, hingga tubuh lesu. Menariknya, mendaki gunung sambil menikmati keindahan pemandangan alam dapat menjadi alternatif solusi.
Dikutip dari Suara.com, Chairman Herbalife Nutrition Institute, David Heber mengatakan bahwa memutuskan hubungan dengan teknologi dan terhubung kembali dengan alam memberikan otak waktu istirahat yang sangat dibutuhkan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ada manfaat nyata dari beraktivitas di luar ruangan. Di bawah ini adalah beberapa manfaat mendaki untuk kesehatan.
Meningkatkan kepadatan tulang
Mendaki adalah jenis latihan yang membebani berat badan. Artinya, tulang dan otot bekerja lebih keras melawan gravitasi. Ini membantu tubuh membangun atau mempertahankan kepadatan tulang.
Studi menunjukkan bahwa kepadatan tulang menurun sekitar satu persen setiap tahun setelah usia 40 tahun. Beraktivitas di luar ruangan untuk mendaki bisa berkontribusi dalam memperlambat kecenderungan itu.
Mendaki juga memungkinkan kamu mendapatkan lebih banyak dosis vitamin D dari paparan sinar matahari. Vitamin D sendiri diketahui penting dalam penyerapan kalsium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang.
Meningkatkan kualitas tidur
Mendaki juga dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan. Dalam studi tahun 2017 yang dipublikasikan dalam Current Biology, peneliti Kenneth Wright dari University of Colorado Boulder mengukur siklus tidur subjek sebelum dan selama perjalanan berkemah akhir pekan.
Selama perjalanan, saat subjek cuma terpapar cahaya alami (tanpa elektronik), kadar melatonin mereka meningkat. Jam biologis internal pun bergeser lebih awal. Artinya, berada di alam membantu seseorang memperbaiki siklus tidur alami.
Baca Juga
-
5 Arti Mimpi Belanja, Benarkah Justru Pertanda Buruk?
-
Brand Peralatan Rumah Tangga Lokal Ini Raih Akreditasi Uji Laboratorium Standar Elektronik Internasional
-
OOTD Aaliyah Massaid Tembus Rp26 Juta, Terkesan Sederhana tapi Berkelas
-
Belanja Semakin Seru! Butik voila.id Hadir di Pantai Indah Kapuk
-
Dukung Gerakan Ayo SADARI Setelah Menstruasi, Ini Gebrakan Charm
Menambah kebahagiaan
Aktivitas fisik seperti mendaki merangsang pelepasan endorfin, zat kimia dalam otak yang memicu perasaan positif. Ingin lebih bahagia? Mendakilah bersama teman atau pasangan tersayang. Interaksi sosial, terutama dengan orang-orang yang memiliki ikatan kuat, merupakan unsur penting yang membentuk kebahagiaan.
Melawan depresi
Tak cuma kesehatan tulang, asupan vitamin D juga membantu melawan depresi. Berdasarkan tinjauan kritis dari 61 studi, terdapat korelasi antara depresi dan kekurangan vitamin D. Mereka dengan kadar vitamin D terendah memiliki risiko depresi lebih tinggi. Orang-orang yang depresi juga diketahui mempunyai kadar vitamin D lebih rendah.
"Mendaki alam secara teratur memperkuat jantung, paru-paru, dan otot kita, serta pikiran kita. Dan pergi bersama teman juga dapat memberikan manfaat kesehatan. Jadi, saat Anda mencapai puncak bukit di akhir jalan berdebu, berhentilah sejenak untuk mengagumi pemandangan dan hargai semua yang Anda lakukan untu kesehatan dan kebahagiaan Anda," ungkap Herber.
Terkini
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari