Dewiku.com - Dalam sebuah hubungan, setiap pasangan tentu memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan kasih sayang kepada kekasihnya masing-masing. Itulah kenapa bentuk love language setiap orang bisa berbeda-beda.
Apa itu love language? Love language sendiri diartikan sebagai bahasa cinta berupa tindakan, perilaku, maupun sikap yang membuat seseorang merasa dihargai dan disayangi.
Love Language nyatanya tidak terlalu sulit untuk dipahami. Prinsipnya tergantung bagaimana cara dan sikap seseorang dalam menyampaikan bentuk kasih sayang masing-masing.
Perbedaan sangat wajah terjadi. Ini mengingat setiap manusia juga lahir dan tumbuh besar dengan cara yang berbeda-beda.
Apa saja bentuk bahasa cinta yang biasanya ada dalam sebuah hubungan? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya.
1. Word of Affirmation
Love language ini merupakan ekspresi verbal yang disampaikan melalui sebuah ucapan sebagai bentuk kasih sayang.
Pasangan yang memiliki bahasa cinta ini akan merasa sangat dihargai dan dicintai saat seseorang memberikan kata-kata positif seperti motivasi, dukungan, serta pujian.
2. Act of Service
Baca Juga
Act of service merupakan bentuk cinta yang di mana seseorang merasa dicintai melalui sebuah tindakan, bantuan, maupun dukungan dari orang terkasih.
Kamu senang saat pasangan rela meluangkan waktu untuk membantumu atau berbaik hati melakukan suatu hal demi membuatmu merasa bahagia.
Kamu merasa sangat dicintai saat pasangan memberikan bantuan di saat yang tepat. Misalnya, mengajakmu jalan-jalan saat kamu merasa stres.
3. Physical Touch
Sentuhan seperti berpegangan tangan, pelukan hangat, serta kecupan kasih sayang akan membuatmu merasa dicintai.
Afeksi ini bukan hal negatif, melainkan perwujudan dari perasaan sayang serta tulus yang diberikan oleh seseorang.
4. Quality Time
Jika pasangan selalu berusaha memberikan semua perhatian dan waktunya, tentunya kamu akan merasa sangat dicintai, kan?
Orang dengan love language quality time akan sangat menghargai waktu, khususnya jika sedang bersama pasangan.
Menghabiskan waktu berdua dengan pasangan, baik jalan-jalan atau sekedar berbincang tentang apa pun, bisa menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan.
5. Receiving Gift
Sering memberi hadiah kepada pasangan juga dapat memberikan kesan positif. Orang dengan jenis love language ini biasanya akan memberikan kejutan yang tidak terduga. Bentuknya tidak harus mahal, tetapi bisa terasa sangat bermakna dan membuat pasangan merasa dicintai.
Saat orang yang memiliki love language ini tidak mendapatkan hadiah ataupun perhatian dari orang terkasih, dia bisa merasa sangat sakit hati. (*Gigih Persada Putra Mahmud)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?
Berita Terkait
-
Apa Itu Quality Time? Simak 6 Cara Menghabiskan Waktu Berkualitas dengan Orang Tersayang
-
Pengertian Toxic Relationship, Banyak Orang Tidak Sadar Terjebak di Dalamnya
-
7 Arti Mimpi Membelai Seseorang, Rindu Rasanya Dimanja dan Dicintai?
-
Bukan Cuma Sentuhan Fisik, Ini 5 Bahasa Cinta Paling Dasar dalam Pernikahan