Dewiku.com - Banyak persiapan yang perlu dilakukan untuk merayakan Idul Fitri. Sudah menyiapkan aneka kue lebaran? Jika ingin bikin sendiri, salah satu kue kering yang mudah dibuat adalah kue kacang.
Kue kacang disukai karena memiliki rasa yang khas dan renyah. Tertarik untuk coba membuatnya sendiri di rumah?
Bahan-bahan:
- 125 gram kacang tanah kupas, sangrai
- 100 gram gula bubuk
- 250 gram tepung terigu protein rendah (kunci biru)
- 1/4 sdt garam halus
- 1 sdt vanili bubuk (bisa di-skip)
- 150 ml minyak goreng kualitas baik
- 1 butir kuning telur (untuk olesan)
Cara membuat kue kacang:
- Pertama, haluskan kacang tanah yang ditambah gula bubuk menggunakan blender. Sisihkan.
- Siapkan wadah dan masukkan tepung terigu, garam halus, gula bubuk, kacang tanah. Aduk rata. Tuangkan minyak goreng sedikit demi sedikit sambil uleni adonan hingga kalis.
- Berikutnya, siapkan loyang. Bisa dioles margarin tipis-tipis atau diberi alas baking paper.
- Ambil secukupnya adonan. Gilas adonan dengan ketebalan kurang lebih 1/2 cm dan cetak sesuai selera. Setelahnya, pindahkan ke loyang.
- Olesi adonan yang telah dicetak dengan kuning telur.
- Panggang dalam oven yg sudah dipanaskan sebelumnya.
- Panggang kue kacang hingga matang.
- Kue kacang lembut dan renyah siap disajikan.
Itulah resep kue kacang lembut dan renyah yang dapat disajikan untuk Lebaran nanti. Selamat mencoba resep di atas!
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?